SuaraTasikmalaya.id – Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 memberikan kesedihan mendalam bagi pencinta sepakbola Tanah Air.
Rasa kesedihan pun dirasakan oleh tiga penyanyi cantik Ziva Magnolya, Tiara Andini, dan Lyodra Ginting.
Ketiga penyanyi tersebut telah berkolaborasi dengan Weird Genius untuk membawakan Official Song Piala Dunia U-20 berjudul Glorious, yang akan dirilis pada 31 Maret 2023.
Tampaknya lagu tersebut tidak akan pernah menggema, padahal cuplikan video yang memperlihatkan penampilan mereka sudah disebarluaskan di media sosial.
Setelah mengetahui jika Indonesia telah dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA, ketiga penyanyi itu lantas ikut bersuara dengan keputusan tersebut.
Dilihat dari Insta Story Instagram @lyodraofficial, Lyodra mengunggah lambang hati yang patah.
Ini merupakan bentuk kekecewaannya karena Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Sedangkan Ziva Magnolya, ia hanya mengunggah meme di Insta Story Instagram @zivamagnolya yang semula hanya mengisyaratkan bahwa dirinya ikut merasa kecewa dengan keputusan tersebut.
Bahkan di akun Twitter pribadinya, Ziva Magnolya kembali menuliskan kekecewaannya melalui sebuah cuitan tentang kondisi hatinya yang tidak sedang bersemangat.
"Jangan semangatin karna lagi gak mood semangat ak lg pengen jd plastik aj biar gak ngerasain sakit hati,” tulis Ziva Magnolya dikutip akun Twitter @zivamagnolyeah, 30 Maret 2023.
Meski Ziva Magnolya tidak secara langsung menuliskan apa penyebab kegalauannya itu, dugaan mengarah jika dirinya merasa tidak bersemangat karena batal membawakan Official Song Piala Dunia U-20.
Sementara penyanyi cantik lainnya, yaitu Tiara Andini hingga saat ini belum mengunggah apapun berkaitan dengan pengumuman pembatalan Infonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Sebagai informasi, FIFA akhirnya secara resmi mengumumkan jika Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang semula akan berlangsung pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.
Pengumuman ini diumumkan usai perwakilan Indonesia, yakni Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mendatangi Presiden FIFA, Gianni Infantino di Nyon, Swiss.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Firman Utina Semangati Garuda Muda, Sebut FIFA Cuci Tangan dan Standar Ganda
-
Tak Kuat Lihat Kenyataan Pahit, Shin Tae Yong Dikabarkan Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
-
Begini Respon Ganjar Terkait Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Ganjar Pranowo Keukeuh Menolak Timnas Israel, Netizen Malah Nyuruh Gubernur Jateng Tak Jadi Nyapres
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?