SuaraTasikmalaya.id - Sekarung uang dolar, disebut-sebut pernah digotong Rafael Alun Trisambodo.
Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo menjadi perhatian kembali usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi.
Rafael Alun Trisambodo dalam wawancaranya di sebuah stasiun TV swasta membantah tudingan itu.
Menanggapinya, sebuah akun Twitter dengan nama pengguna @logikapolitikid, memberikan pernyataan mengejutkan.
Akun itu mulanya menyoroti munculnya dugaan artis inisial R terseret kasus pencucian uang Rafael Alun.
Menurut akun itu, artis tersebut terlibat dalam sebuah proyek di Pantai Indah Kapuk (PIK).
Lebih lanjut ia mengurai bahwa Rafael Alun Trisambodo pernah mendatangi sebuah bank untuk mengambil sekarung uang dalam mata uang dolar.
"Mukanya gak segarang waktu Tahun 2000an, kala itu RAT bawa Dollar Sekarung dibawa ke Salah satu Bank, CS Banknya inisal MMF," tulis akun tersebut.
Akun dengan nama tampilan si Pablo itu mengatakan, uang itu dipamerkan Rafael sebagai uang hasil melakukan pemerasan kepada pengusaha asing.
"Pablo inget betul, wktu itu Dia dgn Pongahnya Bangga klo uang itu hasil Pemerasan dari pengusaha Chinese yg punya peswat Jet Pribadi," klaimnya.
Namun, isu ini belum terbukti kebenarannya. (*)
Berita Terkait
-
Ini Sebab Raffi Ahmad Dicurigai sebagai Artis yang Terima Pencucian Uang Rafael Alun
-
KPK Didesak Geledah Rumah Pertama Rafael Alun di Kembangan Jakarta Barat
-
Rafael Alun Ngaku Ditarget Jadi Tersangka, KPK: Langkah Kami Dilandasi Undang-Undang!
-
25 Artis Diduga Terlibat Kasus Pencucian Uang Rafael Alun: Selain R, Ada 3 Band Besar
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil