SuaraTasikmalaya.id- Ustadz Adi Hidayat menuturkan, bahwa terdapat dua hal yang penting pada bulan Ramadhan, yaitu iman dan ihtisab. Keduanya berkaitan dengan kualitas puasa di bulan Ramadhan, termasuk laylatul qadar.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari Youtube Adi Hidayat Official, beliau menuturkan jika pada bulan Ramadhan ini, pada hadis dalam kitab bukhari dijelaskan ada kata “man” dalam Bahasa arab.
Kata man disana berarti mengandung arti yang subjektif terhadap personal, tetapi bentuknya plural.
“Terdapat kata man, kalau ada kata man disini, maka bisa siapa saja, orang yang sudah tua, muda, anak kecil, seperti dalam hadis man shoma romadhona imanan wah tisaban,” ujar Ustadz Adi Hidayat dalam channel Youtubenya pada Minggu (2/4/2023).
Tak hanya itu, Ustadz yang menjadi bagian Quantum Akhyar Institute ini menuturkan jika arti ihtisab pada bulan Ramadhan ini mempunyai arti yang luas.
Arti ihtisab menurut beliau adalah bukan hanya sesuatu yang tulus yang dikerjakan murni karena Allah, tetapi ada evaluasi.
“Jadi dari kata ihtisab banyak makna, bisa berarti muhasabah (mengevaluasi diri), bisa artian menghisab, bisa hisab di hadapan Allah swt,” tambahnya.
Selanjutnya, beliau menuturkan pada bulan Ramadhan ini, jika seseorang memperoleh ihtisab, maka akan mendapatkan ampunan.
Ihtisab, diartikan bukan hanya terhadap bulan Ramadhan, beliau menuturkan jika semua amalan dilakukan dengan tulus, penuh dengan keikhlasan, dengan penuh penjiwaan, maka akan mendapatkan kebaikan.
Baca Juga: Hukum Puasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil dan Menyusui Kata Ustadz Adi Hidayat
Ihtisab juga dapat diartikan sebagai pensucian diri. Ustadz asal Pandeglang ini menuturkan jika sudah ada ihtisab, maka dampaknya akan menghapus semua dosa yang telah dilakukan.
Istimewanya, di bulan Ramadhan ini, terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu laylatul qadar.
Perbanyak do’a serta ampunan terhadap Allah swt. semoga kita termasuk orang yang memperoleh ampunan karena ihtisab. (*/editor zahran)
Sumber: Youtube Adi Hidayat Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan