SuaraTasikmalaya.id - Ustadz Adi Hidayat ungkap beberapa cara yang bisa kita lakukakan untuk menjalankan puasa Ramadhan yang benar.
Melalui kanal YouTubenya, Ustadz Adi Hidayat membagikan ciri-ciri orang yang menjalankan puasa dengan baik di bulan Ramadhan.
Merujuk dari surat Al Baqarah ayat 183, Ustadz Adi Hidayat mengungkap hal-hal yang dilakukan oleh orang yang berpuasa dengan benar.
Berikut ini adalah tulisan Arab, Latin, beserta artinya dari surat Al-Baqarah ayat 183:
Arab Latin: Y ayyuhallana man kutiba 'alaikumu-iymu kam kutiba 'alallana ming qablikum la'allakum tattaqn
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Kata Ustadz Adi Hidayat, orang yang menjalankan puasa dengan benar adalah mereka yang mau berubah jadi orang baik, tidak mau melakukan perbuatan buruk, lisannya tidak pernah berkata kotor, bisa menahan amarahnya, dan bisa merasakan pendidikan Ramadhan ketika melakukan takbir saat memasuki Idul Fitri nanti.
Orang yang puasanya benar mau berubah jadi orang baik
Bukan hanya menahan lapar dan haus, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa orang yang puasanya benar adalah orang yang mau berubah jadi orang baik dengan imannya.
Baca Juga: Hukum Puasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil dan Menyusui Kata Ustadz Adi Hidayat
"Ya ayyuhal ladzina, itu bukan sekedar 'hei orang-orang yang beriman' bukan hanya begitu terjemahannya," ungkap Ustadz Adi Hidayat merujuk pada surat Al Baqarah ayat 183.
"Hei semua yang merasa beriman, mengaku beriman, yang dengan imannya ingin berubah jadi orang baik, itu maksudnya," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Orang yang puasanya benar tidak mau melakukan perbuatan buruk
Ustadz Adi Hidayat juga mengungkap bahwa orang yang melakukan puasa dengan benar adalah mereka yang menghindari perbuatan buruk.
"Orang yang puasanya benar itu, maka puasa yang dia lakukan akan melatih dia menjadi lebih baik sehingga punya benteng dari keburukan, punya perisai," kata Ustadz Adi Hidayat.
"Tidak akan berbuat yang tidak pantas, makanya saat puasa yang bohong pun libur dulu bohongnya, minimal takut batal puasanya," jelas Ustadz Adi Hidayat lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Ketika Aktor Asing Bermain di Narasi "Antek Asing"
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya