SuaraTasikmalaya.id – Bulan Ramadhan disebut sebagai bulan yang istimewa, karena pada bulan ini Allah memberikan keberkahan berkali-kali lipat kepada umatnya. Pada bulan ini juga terdapat sebuah malam paling istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar.
Malam Lailatul Qadar adalah satu malam penting di bulan Ramadhan, malam ini disebut juga sebagai malam kemuliaan, karena segala hal baik yang dikerjakan itu merupakan hal yang mulia.
Seorang muslim yang menjalankan kebaikan pada malam Lailatul Qadar dianggap telah mengerjakan amal baik selama 83-84 tahun.
Lailatul Qadar dilakukan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Pada saat itu, sebaiknya kita sebagai umat muslim memperbanyak beribadah kepada Allah SWT.
Untuk itu, sebagai umat muslim yang taat kita harus mempersiapkan diri, guna menyambut malam kemuliaan tersebut.
Perihal ini, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut dan mendapatkan Lailatul Qadar.
1. Fisik dan mental yang prima
Rasulullah memiliki suatu kebiasaan ketika akan menyambut malam Lailatul Qadar, hal itu dijelaskan dalam HR. Muslim nomor 1175.
“Kebiasaan Rasulullah SAW menyiapkan kembali dengan sungguh-sungguh, menguatkan kembali keadaan dirinya, mengencangkan ikat pinggangnya,” (HR. Muslim : 1175). Dikutip dari kanal YouTube Audio Dakwah, Senin (3/4/2023).
Dalam hal ini Rasulullah menyiapkan penampilannya karena akan menghadap Allah SWT.
Selain menjaga penampilan fisik, kita juga diminta untuk mempersiapkan mental yang baik. Caranya dengan motivasi-motivasi berdasarkan perilaku Rasulullah.
2. Mencari tempat strategis
Untuk menyambut Lailatul Qadar, umat muslim sebaiknya beriktikaf. Iktikaf dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, untuk memperlancar iktikaf kita harus menentukan lokasi masjid yang strategis, yaitu masjid yang baik dan dekat dari rumah.
Masjid dianggap sebagai tempat paling kondusif untuk beribadah, karena di dalam masjid tidak ada TV, koran, atau hal lain yang dapat mengagalkan fokus saat beribadah.
Berita Terkait
-
Yakin Sudah Jalani Ramadhan Sesuai Tuntunan? Ini Ciri-ciri Orang yang Puasanya Benar Kata Ustadz Adi Hidayat
-
3 Amalan Utama pada Malam Lailatul Qadar, Menurut Ustadz Adi Hidayat
-
3 Keutamaan Malam Lailatul Qadar, Menurut Ustadz Adi Hidayat
-
Ustadz Adi Hidayat Ungkap Agenda Khusus Rasulullah di Bulan Ramadhan
-
Apakah Semua Orang Sakit Diperbolehkan Tidak Berpuasa? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal