SuaraTasikmalaya.id - Kolak merupakan salah satu menu yang umum dijumpai saat Ramadhan tiba. Penganan yang satu ini identik sebagai menu berbuka puasa yang menyegarkan.
Makanan ini memadukan rasa manis dan gurih. Rasanya yang segar dapat mengembalikan energi tubuh setelah seharian penuh menunaikan ibadah puasa.
Dilansir dari IG @gnfi (03/04/23), kolak diyakini merupakan pengaruh budaya Arab di Indonesia.
Kata ‘kolak’ sendiri konon berasal dari bahasa Arab ‘khalik’ yang berarti Tuhan, pencipta alam semesta.
Para sejarawan dan pakar ilmu sejarah banyak menyebutkan kalau kolak merupakan salah satu sarana untuk menyebarkan agama Islam di masa lalu.
Syiar Islam dengan Budaya Lokal
Bahan-bahan kolak banyak tersebar di seluruh Nusantara. Gula aren bisa ditemukan di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.
Kemudian santan atau dalam bahasa Jawa disebut ‘santen’ berasal dari buah kelapa yang pohonnya bisa ditemukan dari Sabang sampai Merauke.
‘Santen’ sendiri kabarnya merupakan versi lain dari kata ‘pangapunten’ alias permohonan maaf.
Baca Juga: Pelakor Ambyar Santuy Mabar, 9 Kata Gaul ini akhirnya Resmi Masuk Koleksi KBBI
Bahan kolak lainnya yaitu buah pisang juga mudah ditemukan di Indonesia.
Jenis pisang kepok yang sering digunakan berhubungan dengan bahasa Jawa ‘kapok’ yang artinya jera. Mengingatkan manusia agar jera dari berbuat dosa dan bertobat.
Kemudian ada ubi, tumbuhan tropis yang juga jadi bahan utama membuat kolak.
Dalam bahasa Jawa, ubi dikenal juga sebagai ‘telo pendem’. Diartikan mengubur kesalahan seseorang sedalam-dalamnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas