SUARA TASIKMALAYA - Persija Jakarta benar-benar mendapatkan hal yang positif dalam perburuan posisi runner up BRI Liga 1 musim ini.
Klub Ibukota itu meski di putaran kedua kerap bermain di Bekasi, namun laga-laga mereka selalu bsa dimaksimalkan dengan poin hampir semunya sempurna berkat kehadiran para Jakmania.
Kondisi ini bertolak belakang dengan Persib yang terusir dari Bandung karena persiapan Piala Dunia U-20 yang batal itu.
Persib berubah menjadi Persib Bogor karena harus berkandang di Pakansari namun tidak banyak Bobotoh yang datang karena terlalu jauh dari Bandung dan Priangan.
Terlebih lagi karena alasan keamanan banyak laga di Pakansari harus digelar tanpa Bobotoh.
Kini di saat genting, Persija justru bisa menjalani laga terakhir dengan senyum optimis. Pasalnya mereka justru akan bermain di Stadion Gelora Bung Karno. Stadion yang kini juga batal dipakai Piala Dunia U-20.
Dengan bermain di GBK, dipastikan dukungan Jakmania akan bertambah besar dan kemenangan hampir pasti bisa disabet untuk menyingkirkan Persib dari rebutan posisi runner up dan kemungkinan bermain di AFC Cup. Ini adalah langkah dan srategi cerdas.
Dilansir dari berbagai sumber, dikabarkan bahwa pihak Pengelola Komplek Gelora Bung Karno menyebutkan bahwa laga terakhir BRI Liga 1 untuk Persija vs PSS Sleman akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno.
Dilansir dari akun Twitter @AlionelMessi_, 12/4/2023, Direktur PT LIB Ferry Faulus yang juga mantan petinggi Persija dikatakan telah memberi kepastian tentang venue Persija tersebut.
Baca Juga: Pemain Persib Seharga Rp3,4 Miliar Ini Diminati 3 Klub, Bahaya, Kontraknya Segera Habis!
"Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus memastikan pertandingan PERSIJA JAKARTA vs PSS Sleman digelar di SUGBK (15/4)," ujar akun tersebut.
Persija hanya butuh seri di laga vs PSS Sleman jika Persib dikalahkan Persikabo atau ditahan seri di derby Jawa Barat tersebut.
Apalagi jika menang, dipastikan Macan Kemayoran berpoin 66, unggul dari Persib yang jika menang pun hanya berpoin 65.
Butuh keajaiban PSS Sleman mengalahkan Persija atau atau minimal menahan imbang di kandang Macan. Sebab saat ini PSS berada di posisi zona merah dan di putaran pertama pun dikalahkan Andritany dkk di Sultan Agung Yogyakarta dengan skor 2-0.
"Dengan ini maka resmi Persija kembali ke kandang mereka! Semoga setelah ini kembali ke AFC Cup juga ya?" ujar akun pendukung Persija @zonapersijajakarta. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek