SUARA TASIKMALAYA – Idul Fitri adalah penanda dari keberhasilan umat Islam yang telah menyelesaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh, karena itu hari raya Idul Fitri sering disebut juga sebagai hari kemenangan.
Setiap umat muslim di seluruh dunia, memiliki caranya masing-masing untuk merayakan dan memeriahkan Idul Fitri.
Tah hanya umat muslim, bahkan banyak orang-orang nonmuslim yang juga sering ikut merayakan tradisi-tradisi hari raya, seperti mudik, menyajikan makanan, atau mengucapkan selamat pada kaum muslim.
Lantas, bagaimana hukumnya apabila ada kaum nonmuslim yang ikut merayakan Idul Fitri?
Buya Yahya menjelaskan, Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya untuk berhubungan baik dengan siapapun, meskipun mereka merupakan orang nonmuslim.
Rasulullah SAW bahkan meminta umatnya untuk selalu membantu orang sekitar, termasuk mereka yang tidak menganut agama Islam.
Karena itu, sangat diperbolehkan apabila ada kaum nonmuslim yang ingin ikut merayakan serta memeriahkan hari raya Idul Fitri, asalkan dengan niat yang baik dan tidak menginginkan timbal balik.
Namun, hal ini dikembalikan kepada ajaran dalam kepercayaannya masing-masing. Jika dalam ajarannya mereka dilarang untuk ikut merayakan Idul Fitri, maka janganlah dilakukan.
Sebab, Islam akan sangat menerima perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh seseorang, asalkan bukan karena paksaan.
Baca Juga: Adab Bertamu dalam Islam, Amalkan saat Hari Raya Idul Fitri
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan, umat nonmuslim sangat diperbolehkan untuk ikut merayakan hari raya Idul Fitri, dengan syarat dilakukan dengan niat baik dan diperbolehkan oleh ajaran agamanya. (*)
Berita Terkait
-
Jelang Lebaran, Lakukan 7 Tips Ini agar Ruang Tamu Lebih Estetik dan Nyaman
-
Adab Bertamu dalam Islam, Amalkan saat Hari Raya Idul Fitri
-
Makmum Ketinggalan Sholat Idul Fitri 1 Rakaat, Takbirnya Bagaimana? Ini Jawaban Buya Yahya
-
10 Gambar Ucapan Idul Fitri 2023 Download GRATIS di Suara.com, Share Jadi Kartu Lebaran
-
Bagaimana Aturan Shalat Jamak dan Qadha Saat Tengah di Perjalanan Mudik? Ini Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem