/
Senin, 17 April 2023 | 20:36 WIB
Potret jalur alternatif Cijapati yang menghubungkan Bandung dan Garut. (Instagram/cijapatihighland)

SUARA TASIKMALAYA - Mudik Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinanti oleh masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Namun, seringkali jalur utama menuju kampung halaman mengalami kemacetan yang mengganggu kelancaran perjalanan.

Untuk menghindari kemacetan tersebut, Cijapati bisa menjadi jalur alternatif mudik Lebaran yang menawarkan kondisi jalan yang bagus.

Cijapati merupakan jalan alternatif mudik Lebaran dengan tujuan Garut atau Tasikmalaya via Kadungora. Jalur ini memiliki panjang sekitar 22 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut.

Salah satu keunggulan dari jalur ini adalah kondisi jalan yang mulus, meskipun ada beberapa titik yang mengalami kerusakan ringan namun tidak akan berpengaruh besar terhadap kenyamanan pengendara.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari jalur alternatif Cijapati adalah penerangan jalan umum (PJU). Penerangan di sepanjang jalur ini masih perlu ditingkatkan, sehingga pengendara harus tetap waspada terutama saat melakukan perjalanan pada malam hari.

Namun, hal ini bisa diatasi dengan penggunaan lampu kendaraan yang cukup terang dan berhati-hati saat mengendarai kendaraan.

Keberadaan jalur alternatif Cijapati sebagai jalur mudik Lebaran yang jarang terjamah oleh kendaraan mudik utama membuat jalur ini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menghindari kemacetan.

Dengan kondisi jalan yang bagus, jalur Cijapati dapat menjadi pilihan alternatif yang efisien untuk menghindari kemacetan saat mudik Lebaran, khususnya kemacetan di jalur Nagrek. (*)

Baca Juga: Dukung Satgas RAFI, Kilang Pertamina Plaju Jaga Keandalan Kilang

Load More