SUARA TASIKMALAYA - Belum lama ini tengah viral kasus dugaan penganiayaan dilingkungan pendidikan SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya.
Dugaan penganiayaan tersebut dilakukan oleh seorang siswa laki-laki berinisial AR, kepada salah seorang siswi dengan inisial Z.
Kasus ini mencuat lantaran sang ibu dalam akun Instagramnya @joelianaaaa membagikan kekecewaannya dengan pihak sekolah yang dituding melakukan intimidasi kepada anaknya Z.
Bahkan disebut-sebut anak laki-laki yang melakukan kekerasan kepada anaknya itu adalah putra seorang Pegawai Negeri Sipil.
Buntut dari kasus ini anak perempuan yang menjadi korban tersebut mendapatkan luka dipelipis sebelah kiri dan trauma.
Namun, Kepala SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Yonandi, membantah jika telah terjadi penganiayaan di sekolahnya. Menurutnya, peristiwa tersebut hanya perkeliruan atau pertengkaran biasa antara siswanya.
Yonandi menjelaskan, kejadian pertengkaran antara siswanya terjadi pada Selasa (16/5/2023) di ruang kelas.
Perisitiwa tersebut berawal dari candaan salah seorang siswa berinisial FA melempar serpihan tembok ke arah AR.
Ketika sudah berhasil ditangani, tanpa diduga siswi berinsial Z tersebut justru menghampiri AR kemudian menyampai perkataan dengan intonasi tinggi.
Baca Juga: Throwback Crime Story: Dukun Santet di Banyuwangi jadi Target Pembunuhan
Bahkan siswi Z tersebut diduga sempat menampar pelaku, hingga AR emosi. Tak terima diperlakukan oleh siswi tersebut kemudian mendorong kepala Z dengan jari tangannya sehingga Z pun terjatuh ke tembok yang berada di pingir papan tulis dan mengalami luka di dekat pelipis kiri.
Orang tua korban, sempat mengutarakan kekecewannya, sebab adanya pernyataan dari sekolah SMA Tasikmalaya tersebut.
"Apapun yang kamu rasakan semoga lekas sembuh, lekas membaik, mamah akan berjuang kembaliin mental kamu", ucap orang tua korban Z yang dikutip dalam unggahan Instagram @Joelianaaaa, Selasa (23/5/2023).
"Allah maha tahu, Allah maha adil, Allah tak pernah tidur", lanjutnya, (*).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba