SUARA TASIKMALAYA – Kisruh Sapi Kurban Dewi Perssik ini dikaitkan dengan pendukung Ganjar Pranowo dan digadang-gadang sebagai mannuver politiknya 'Sahabat Ganjar'.
Upaya mediasi antara pedangdut Dewi Perssik dan Ketua RT 06 Kelurahan Cilandak Barat, Malkan, beserta warga sekitar berakhir tanpa hasil positif.
Mediasi tersebut berlangsung di Masjid Babul Khoirot, Jalan Lebak Bulus II, Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada Kamis (29/6/2023) sore WIB, namun berakhir dengan kerusuhan.
Dewi Persik pun mendapatkan cemoohan dari warga ketika meninggalkan lokasi mediasi. Warga yang memanggilnya dengan sapaan akrab DP, mengeluarkan teriakan kekesalan, menudingnya telah mencemarkan nama baik kampung Lebak Bulus.
"Hidup Pak RT, hidup Pak RT," seruan itu bergema dari ratusan warga yang menyaksikan langsung kepergian DP dari lokasi mediasi.
Pada awalnya kasus itu meledak hingga kedua belah pihak dipertemukan lantaran DP melalui akun media sosialnya merasa dimintai uang Rp 100 juta oleh ketua RT di Lebak Bulus.
Dia pun menuding ingin berkurban malah dipersulit, dan juga dimintai uang.
Dalam sebuah video, DP pun mengakui, kalau sapi itu memang hanya dititipkan di panitia kurban, nantinya akan disembelih oleh ormas pendukung bacapres Ganjar Pranowo, dikutip dari TikTok @infobimantara pada Minggu (2/7/2023).
"Tiba-tiba kita ambil sapinya karena memang akan disembelih di tempatnya teman aku dengan Sahabat Ganjar untuk dibagikan kepada warga di sini di Lebak Bulus, aku minta listnya sama Pak Ustad," kata DP.
Baca Juga: 6 Fakta Kerusuhan Prancis: Dipicu Kematian Remaja 17 Tahun, Ribuan Orang Ditangkap
Video TikTok itu menegaskan bahwa Pak RT tidak bermain politik. Melainkan DP dan Sahabat Ganjar yang bermain politik. (*)
Berita Terkait
-
Usai Berseteru dengan Ketua RT Gegara Kurban, Netizen Minta KPI Boikot Dewi Perssik
-
Simak Survei Terbaru Capres 2024: Prabowo Subianto Puncaki Survei Elektabilitas
-
Kisruh Hewan Kurban Ditolak, Farhat Abbas Siap Bela Pak RT Lawan Dewi Perssik Meski Tanpa Bayaran
-
Bersatu di Tanah Suci, Mesranya Para Politisi RI Saat Haji Jelang Pilpres 2024
-
Beda Sikap Anies vs Ganjar Diundang Raja Salman: Tak Sama di Jalur Sosmed
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan