SUARA TASIKMALAYA - Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, memberikan respons terhadap aksi walkout yang dilakukan oleh sebagian suporter Persib, Bobotoh, di pertandingan Liga 1 melawan Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (2/7).
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah gol penalti yang dicetak oleh David Da Silva pada menit ke-77 untuk Persib menyelamatkan mereka dari kekalahan, setelah Madura United unggul terlebih dahulu melalui gol Hugo Gomes pada menit kelima.
Aksi walkout Bobotoh dimulai di tribun utara Stadion GBLA pada menit ke-45. Chanting Bobotoh pun tiba-tiba terhenti, dan sejumlah Bobotoh di tribun timur juga ikut melakukan walkout.
Kelompok suporter Persib, Viking Persib Club (VPC), melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket pertandingan Persib dan kesulitan mereka dalam mendapatkan tiket.
Menanggapi aksi tersebut, Luis Milla menyebut bahwa tindakan walkout tersebut secara tidak langsung berdampak pada semangat bermain tim Persib saat melawan Madura United.
"Sebagai tim, fokus kami adalah pada pemain dan tim. Setelah itu, kami membutuhkan dukungan Bobotoh. Saat ini, kami belum mengetahui mengapa dukungan Bobotoh berbeda hari ini," ujar Milla seperti dikutip dari laman resmi klub pada Selasa (4/7/2023).
Milla juga menyampaikan harapannya agar Bobotoh selalu hadir dalam setiap pertandingan. Ia pun ingin memberikan yang terbaik (Persib) untuk Bobotoh.
Mengenai hasil pertandingan antara Persib dan Madura United, Milla mengakui bahwa pertandingan awal musim selalu berat.
"Saya rasa ini merupakan tipikal pertandingan awal di setiap musimnya. Ini adalah pertandingan sulit bagi kedua tim. Para pemain sudah berusaha melalui kedua sayap dan bermain dengan baik. Di babak kedua, tim bekerja keras dan berjuang hingga akhirnya bisa mencetak gol dan menyamakan kedudukan," ucap Milla.
"Mengingat ini sepak bola, saya merasa senang dengan semangat dan perjuangan pemain meskipun seharusnya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik," tambah Milla.
Pada saat yang sama, Persib Bandung mengeluarkan pernyataan resmi terkait tindakan para suporter ini.
Mereka berkomitmen untuk meningkatkan sistem penjualan tiket.
"Dalam menghadapi isu dan pernyataan yang diungkapkan oleh kelompok suporter Viking Persib Club dan Bomber baru-baru ini, Persib akan terus melakukan upaya transformasi dalam pengelolaan klub agar menjadi lebih baik, termasuk dalam sistem penjualan tiket," demikian bunyi pernyataan resmi Persib.
Tambahan informasi, sejak tahun 2018, Persib telah memulai langkah-langkah untuk menerapkan sistem penjualan tiket secara online. Namun, hal ini masih menjadi polemik bagi suporter Persib Bandung hingga laga perdana Liga 1 2023-2024 berlangsung. (*)
Berita Terkait
-
Momen Bek Timnas Indonesia Kena 'Nutmeg' di Laga Persib vs Madura United
-
Tiket Persib bikin Bobotoh Protes, Yo, Bandingkan Harganya dengan Persija dan PSM
-
Big Match! Madura United Sukses Tahan Imbang Persib di Kandang Sendiri
-
Persib Hampir Kalah Lawan Madura United, Luis Milla: Laga Pertama Selalu Sulit
-
Persib Bandung Ditahan Imbang oleh Madura United pada Laga Perdana Kompetisi Liga 1 2023-2024, Begini Komentar Pelatih Luis Milla!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pemprov Jabar Beri Subsidi Rp2,7 Juta Bagi Siswa yang Gagal Masuk Negeri
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Demam Piala Dunia 2026, Walikota Bandung Farhan Ancam Pecat ASN yang Nekat Judi Online
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor