SUARA TASIKMALAYA - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto kemungkinan besar membaca arah untuk segera memberi keputusan dengan mengikuti peta besar yang "didalangi" Joko Widodo alias Jokowi.
Dalam dua pekan ini seperti diketahui bersama, posisi sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto terus digoyang kekuasaan Istana.
Orang kuat seperti Luhut Binsar Pandjaitan alias LBP, menyatakan kesiapan menjadi ketua umum Partai Golkar menggantikan Airlangga.
Bukan hanya LBP, orang dekat Jokowi lainnya, Bahlil Lahadalia juga menyatakan serupa, yakni siap menggeser posisi Airlangga.
Sementara politisi Golkar lainnya yang juga dikenal dekat dengan Jokowi, Bambang Soesatyo serupa dengan LBP dan Bahlil, siap jadi Ketua Umum Golkar.
Sadar jadi target kudeta, nama Airlangga banyak disorot pengamat. Ada yang menyarankan agar Airlangga melawan, apalagi Golkar adalah partai besar dan tua, sehingga mustahil kembali direcoki kekuasaan.
"Sudah jelas mereka ingin merebut Golkar agar sesuai dengan keinginan Istana," kata pengamat politik Rocky Gerung.
Nah, Airlangga rupanya membaca arus besar agar aman di pucuk pimpinan Golkar.
Dia memilih "berdamai" dengan kekuasaan dengan cara mengikuti maps Jokowi, yakni masuk dalam barisan.
Baca Juga: Ini yang Dilakukan Bojan Hodak di Ruang Ganti Pemain Persib, Hasilnya Tak Terduga!
Bunga Indah Kuning Merah Sinyal Golkar Merapat
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan pertemuan Ketua DPP Puan Maharani dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto merupakan perintah dari Megawati Soekarnoputri.
Pertemuan dengan pemberian bunga warna merah dan kuning dari Airlangga ke Puan ini dianggal hal yang positif untuk peluang kerja sama PDIP dengan Partai Golkar untuk Pilpres 2024.
"Apa yang dilaukan mbak Puan Maharani mendapatkan tugas dari ibu Megawati Soekarnoputri dan bertemu dengan pak Airlangga di situ ada simbol yang sangat baik," kata Hasto di halaman masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2023) malam.
"Ada bunga yang begitu indah, bunga merah dan kuning yang terpadu dan kemudian diserahkan ke mbak Puan," Hasto menambahkan.
Hasto menilai pemberian bunga tersebut menandakan jika pertemuan membuahkan hasil terutama soal peluang kedua partai bekerja sama mengusung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Partai PSI Akan Tegak Lurus dengan Arahan Jokowi untuk Pemilihan Presiden 2024, Dukung Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid untuk Pilpres
-
Jokowi Agendakan Pertemuan Bilateral dengan Presiden China Xi Jinping
-
Menteri dan Wakil Menteri yang Baru Saja Dilantik Jokowi
-
Saiful Rahmat Dasuki Kader PPP Dilantik Jokowi Sebagai Wakil Menteri Agama Untuk Percepat Kerja
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
Terkini
-
Mimpi Ekspor IKM Jogja Terhambat Konflik Global: Antara Harapan dan Gigit Jari
-
7 Rekomendasi Oli Motor Matic yang Bagus untuk Mudik Jarak Jauh, Tarikan Gas Jadi Enteng
-
Puncak Watu Bengkah Gunung Klotok Kediri: 536 Mdpl yang Bikin Ngos-ngosan
-
Menkomdigi Batasi Anak Main Roblox, Ini 7 Alternatif Game Seru yang Wajib Kamu Coba!
-
Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria
-
Innalillahi, Maia Estianty Bagikan Kabar Duka
-
Awas Sertifikat Tanah Anda Palsu, Begini Cara Cek Keasliannya!
-
Pelatih Timnas Irak Desak FIFA Tunda Playoff Piala Dunia 2026
-
Materi Toraja Jadi Kasus, Pandji Pragiwaksono Janji Perbaiki Menulis Jokes
-
Overtourism Bahayakan Lingkungan? Ketika Jejak Karbonmu Lebih Berat dari Koper