SUARA TASIKMALAYA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membuka kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 untuk tenaga honorer.
Meski dibukanya PPPK juga dibarengin dengan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2023 yang baru diumumkan MenPAN-RB, Abdullah Azwar Anas pada Juli 2023 kemarin.
Uniknya, KemenPAN-RB hanya membuka kuota untuk tenaga honorer yang mengikuti seleksi PPPK 2023 hanya mencapai 990.142 saja.
Sedangkan dari total keseluruhan tenaga honorer di Indonesia berjumlah 2,3 juta orang. Tentu dari hitungannya tersisa 1,3 juta yang tidak akan dapat Surat Keputusan (SK) PPPK tahun 2023 ini.
Apabila dikalkulasikan secara rinci, instansi pusat akan menerima kuota CPNS dosen sebanyak 15.858 berdasarkan ungkapan Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Alex Denni pada beberapa waktu lalu.
Sedangkan untuk CPNS tenaga teknis yang lainnya mendapatkan kuota 18.595. Kemudian, untuk PPPK guru ditetapkan 12.000, PPPK tenaga kesehatan sebesar 12.719.
Kemudian, PPPK dosen mendapatkan 6.742, dan PPPK tenaga teknis yang lain kisaran 15.209.
Adapun untuk PPPK 2023 dari instansi daerah atau Pemerindah Daerah (PEMDA) setempat membuka jatah secara total untuk PPPK guru, nakes, dan tenaga teknis yang lain sebanyak 943.373.
Jika dijelaskan lebih rinci lagi, PPPK untuk tenaga kesehatan cukup banyak sekitar 327.542. Untuk guru paling tinggi yang mendapatkan 943.373, dan tenaga teknis yang lain hanya 35.629.
Baca Juga: Sejumlah DPD Golkar Dorong Airlangga Merapat ke Koalisi KIR, Prabowo Senang: Ya Alhamdulillah
Sontak, 1,3 juta lebih tenaga honorer tersisa yang akan beradu nasib tidak menjadi ASN pada tahun 2023. Padahal dibukanya PPPK jadi kesempatan mereka bisa jadi PNS.
Lantas, apakah total 1,3 juta tersebut akan dialokasikan untuk mendaftar calon PPPK Part Time pada tahun 2023 ini?
Tentunya permasalahan ini menjadi perhatian serius untuk KemenPAN-RB, yang kemungkinan akan mengadakan Rakor Persiapan Pengadaan CASN 2023, pada Kamis (3/8/2023).(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam