SUARA TASIKMALAYA - Ratusan suporter Persija Jakarta dari the Jakmania Koordinator Wilayah (Korwil) Karawang mengawal Pak Midun yang sedang memperjuangkan keadilan para korban tragedi Kanjuruhan.
Diketahui, Pak Midun melakukan awal perjalanan dari Malang untuk sampai ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, sejak Kamis (4/8/2023) pagi hari.
Perjalanannya menggunakan sepeda yang ditambahi sebuah alat berbentuk keranda yang bertuliskan "Justice for Kanjuruhan" dan "135" sebagai simbol total jumlah korban tragedi Kanjuruhan.
Pak Midun akhirnya tiba di daerah Kabupaten Karawang, pada Minggu (13/8/2023) siang hari. Membuat puluhan the Jakmania dari Korwil Karawang dan suporter lainnya mencoba melakukan pengawalan menuju Kabupaten Bekasi.
Pak Midun diarahkan ke Stadion Singaperbangsa Karawang, sebagai titik kumpul para suporter di Karawang sambil melakukan istirahat terlebih dahulu.
Korwil the Jakmania Karawang, Radika Syahidir saat melakukan sambutannya yang mewakili suporter Persija di sana mengucapkan terima kasih kepada anggotanya dan kelompok suporter lainnya.
Terutama kepada Pak Midun yang sudah berjuang dengan cara mengayuh sepeda dari Malang untuk sampai ke Jakarta. Demi mendapatkan hak keadilan korban tragedi Kanjuruhan.
"Sekali lagi terima kasih buat teman-teman semua yang sudah hadir di sini. Saya Radika Syahidir dari Korwil the Jakmania Karawang, yang paling sangat berterima kasih untuk perjuangan Pak Midun," ucap Radika.
Sebagai Korwil atau ketua dari the Jakmania Karawang, Radika menyebutkan kalau tindakan yang dipilih Pak Midun bukan mewakili suporter Arema, Aremania saja.
Baca Juga: Prank Bilang Hamili Anak Orang, Sikap Santun El Rumi Jadi Omongan: Bagus Ahmad Dhani Didik Anaknya
"Ada satu hal yang perlu diingat teman-teman semua, pergerakan beliau bukan hanya sekadar satu kelompok Arema (Aremania)," tegasnya.
Kita tahu saat tragedi Kanjuruhan terjadi, sebuah peristiwa yang memilukan harus menyebabkan 135 nyawa korban melayang. Akibat keganasan yang dilakukan dari aparat keamanan.
Dalam hal ini, Korwil the Jakmania Karawang itu berharap kalau ketidakadilan yang diterima oleh suporter di Indonesia tidak akan terjadi lagi.
"Tapi mengingatkan kita semua, bahwa perlakuan ketidakadilan tidak boleh terjadi pada suporter siapapun untuk ke depannya," jelasnya.
"Terima kasih buat teman-teman semua, ini jadi kesadaran buat kita bersama," tambahnya.
Kendati demikian, kelompok suporter di Karawang, termasuk ada the Jakmania akhirnya mengawal Pak Midun sampai ke Kabupaten Bekasi, yang akan kembali dikawal oleh kelompok suporter di daerah Bekasi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Belanja Online Naik Pesat, Siapa yang Mesti Bertanggung Jawab Beban Sampahnya?
-
Urutan Skincare Wardah Malam Hari untuk Atasi Flek Hitam Membandel
-
9 HP Infinix Untuk Gaming Termurah 2026, Spek Gahar Mulai Rp2 jutaan
-
Keliling Dunia Lebih Terjangkau, Promo Semua Tiket Traveloka Khusus BRI
-
Ibadah Kok Disamakan Sama Konser K-Pop? Menggugat Wacana War Ticket Haji yang Rentan Diskriminasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis untuk 500 Anak di Ring 1
-
Harta Kekayaan Muhibuddin Kajati Sumut yang Baru
-
7 Sepeda Lipat 20 Inch, Nyaman dan Ringkas Mulai Rp1 Jutaan
-
Menyusuri Sejarah Indonesia 1998 di Novel Pulang Karya Leila S. Chudori