SUARA TASIKMALAYA - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengumumkan, bahwa varian baru Covid-19, Eris (EG.5.1), telah ditemukan di Indonesia sejak dua bulan lalu.
Varian ini pertama kali terdeteksi di Inggris dan telah menyebar luas di sana sebelum akhirnya masuk ke Indonesia.
Dikutip Tasikmalaya.suara.com dari Instagram @inversimedia, pada Senin (14/8/2023), Menkes Sadikin menekankan bahwa meskipun varian Eris telah hadir di Indonesia.
Namun dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu panik dan khawatir.
Seperti diketahui, pemerintah dan lembaga berwenang telah melakukan pemantauan dan pengawasan ketat terhadap penyebaran varian baru ini.
Menurutnya, langkah-langkah ini telah diambil untuk mencegah varian Eris menjadi dominan di Tanah Air.
"Kami telah menerima laporan pertama tentang kehadiran varian ini sekitar bulan Juni atau Juli. Saya yakin bahwa upaya pemantauan di Indonesia telah berjalan dengan baik," kata Menkes dalam pernyataannya, Kamis (10/8/2023).
Lebih lanjut, Menkes mengklarifikasi bahwa varian Eris ditempatkan pada tingkat risiko paling rendah dibandingkan dengan varian lainnya.
Meskipun varian ini memiliki potensi penyebaran, ia menegaskan bahwa varian Eris masih jauh di bawah tingkat bahaya varian Delta yang lebih dominan.
"Varian Eris masih diklasifikasikan pada tingkat risiko terendah. Meskipun masih diamati, varian ini jauh dari tingkat kekhawatiran seperti varian Delta. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu merasa panik," tambah Budi Gunadi Sadikin.
Baca Juga: Momen Rahmad Darmawan Ribut dengan Pelatih Kiper Persib, Sampai Nunjuk-nunjuk
Budi Gunadi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus.
Jika seseorang merasa sakit, sangat dianjurkan untuk menggunakan masker kesehatan guna mencegah penularan kepada orang lain.
Ia juga mendesak masyarakat agar segera melakukan vaksinasi booster guna memperkuat sistem imun tubuh.
Selain itu, Menkes Budi Gunadi menyebutkan bahwa vaksinasi booster masih tersedia secara gratis hingga akhir tahun ini.
Pemerintah terus berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi perkembangan pandemi.
Semua pihak diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron