/
Senin, 14 Agustus 2023 | 23:17 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin tanggapi perihal Covid-19 varian Eris yang masuk ke Indonesia. (Dok. Biro Pers Setpres)

SUARA TASIKMALAYA - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengumumkan, bahwa varian baru Covid-19, Eris (EG.5.1), telah ditemukan di Indonesia sejak dua bulan lalu.

Varian ini pertama kali terdeteksi di Inggris dan telah menyebar luas di sana sebelum akhirnya masuk ke Indonesia.

Dikutip Tasikmalaya.suara.com dari Instagram @inversimedia, pada Senin (14/8/2023), Menkes Sadikin menekankan bahwa meskipun varian Eris telah hadir di Indonesia.

Namun dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu panik dan khawatir.
 
Seperti diketahui, pemerintah dan lembaga berwenang telah melakukan pemantauan dan pengawasan ketat terhadap penyebaran varian baru ini.

Menurutnya, langkah-langkah ini telah diambil untuk mencegah varian Eris menjadi dominan di Tanah Air.

"Kami telah menerima laporan pertama tentang kehadiran varian ini sekitar bulan Juni atau Juli. Saya yakin bahwa upaya pemantauan di Indonesia telah berjalan dengan baik," kata Menkes dalam pernyataannya, Kamis (10/8/2023).

Lebih lanjut, Menkes mengklarifikasi bahwa varian Eris ditempatkan pada tingkat risiko paling rendah dibandingkan dengan varian lainnya.

Meskipun varian ini memiliki potensi penyebaran, ia menegaskan bahwa varian Eris masih jauh di bawah tingkat bahaya varian Delta yang lebih dominan.

"Varian Eris masih diklasifikasikan pada tingkat risiko terendah. Meskipun masih diamati, varian ini jauh dari tingkat kekhawatiran seperti varian Delta. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu merasa panik," tambah Budi Gunadi Sadikin.

Baca Juga: Momen Rahmad Darmawan Ribut dengan Pelatih Kiper Persib, Sampai Nunjuk-nunjuk

Budi Gunadi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus.

Jika seseorang merasa sakit, sangat dianjurkan untuk menggunakan masker kesehatan guna mencegah penularan kepada orang lain.

Ia juga mendesak masyarakat agar segera melakukan vaksinasi booster guna memperkuat sistem imun tubuh.

Selain itu, Menkes Budi Gunadi menyebutkan bahwa vaksinasi booster masih tersedia secara gratis hingga akhir tahun ini.

Pemerintah terus berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi perkembangan pandemi.

Semua pihak diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.(*)

Load More