SUARA TASIKMALAYA - Jelang pertandingan semifinal Piala AFF U23 2023 antara Timnas Thailand U-23 dan Timnas Indonesia U-23, tampaknya ada sedikit ketegangan yang dirasakan oleh Gajah Perang Muda.
Salah satu faktor yang membuat tim berjuluk Gajah Perang agak cemas adalah kondisi cuaca yang mungkin mempengaruhi jalannya pertandingan.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Timnas Kamboja U-23, Thailand menghadapi sedikit kesulitan dalam meraih kemenangan.
Cuaca buruk berupa hujan deras turut menghiasi lapangan saat itu. Pelatih Timnas Thailand, Issara Sritaro mengaku, bahwa cuaca menjadi peran penting dalam pertandingan tersebut.
"Saya harus mengakui bahwa Kamboja telah menyiapkan tim yang tangguh. Mereka menjaga pertahanan mereka dengan baik," ujar Issara Sritaro dikutip dari The Thao 247.
"Memberikan tekanan tinggi, dan berhasil mengendalikan permainan. Mereka benar-benar pantas mendapat apresiasi atas performa mereka," sambungnya.
"Di paruh pertama pertandingan, kami berusaha untuk memperbaiki situasi. Namun, hujan membuat para pemain merasa kurang percaya diri. Mereka kesulitan mengendalikan bola dan permainan terhenti beberapa kali," tambahnya.
Issara Sritaro menambahkan, bahwa ketika Thailand bisa menguasai bola dengan baik dan memainkan permainan.
Dukungan dari para penonton akan menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain. Mereka semua memiliki tekad yang kuat untuk memberikan penampilan terbaik bagi Thailand.
Nethithorn Kaewcharoen, salah satu pemain kunci Timnas Thailand U-23, juga mengakui bahwa cuaca menjadi perhatian serius mereka menjelang laga semifinal.
"Pertandingan melawan Kamboja bukanlah tugas yang mudah, terutama karena kondisi hujan deras. Namun, kami berjuang keras untuk berhasil melaju ke semifinal," pungkas Nethithorn.
Dengan demikian, pihak penyelenggara Piala AFF U23 2023 tentunya akan memantau perkembangan cuaca menjelang pertandingan yang akan dihelat di Stadion Rayong Provincial, pada Kamis (24/8/2023) pukul 20.00 WIB.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor