- Persija Jakarta menempati posisi ketiga klasemen akhir Super League 2025/2026 setelah gagal mencapai dua peringkat teratas.
- I.League resmi mengusulkan Persija Jakarta kepada AFF sebagai wakil Indonesia untuk berkompetisi di ASEAN Club Championship mendatang.
- Kepastian partisipasi Persija di turnamen tersebut kini sepenuhnya bergantung pada keputusan dan persetujuan resmi dari pihak AFF.
Suara.com - Persija Jakarta berpeluang tampil di ASEAN Club Championship musim depan meski gagal finis di dua besar Super League 2025/2026. Saat ini, peluang Macan Kemayoran tinggal menunggu keputusan dan persetujuan dari AFF.
Persija dipastikan gagal menembus dua besar karena perolehan poin mereka sudah tidak mungkin mengejar posisi teratas klasemen.
Gelar juara dan runner-up saat ini masih diperebutkan Persib Bandung dan Borneo FC yang sama-sama mengoleksi 75 poin.
Sementara itu, Persija tertahan di angka 65 poin dan sudah tidak mungkin mengejar perolehan kedua rivalnya dalam dua pertandingan tersisa.
Sebagai informasi, juara Super League akan tampil di AFC Champions League Two. Sementara posisi runner-up mendapat tiket ke AFC Challenge League.
I.League Ajukan Persija ke AFF
Di tengah situasi tersebut, I.League mencoba memberikan peluang lain bagi klub yang finis di posisi ketiga klasemen. Persija dipastikan mengakhiri musim di peringkat ketiga karena sudah tidak mungkin disalip Dewa United FC.
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan Persija menjadi wakil Indonesia di ASEAN Club Championship.
Turnamen tersebut merupakan kompetisi antarklub Asia Tenggara yang mulai digelar sejak musim 2024/2025 dan berada di bawah naungan AFF.
Baca Juga: Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
Sebenarnya, Indonesia memiliki jatah dua wakil setiap musim. Namun pada edisi sebelumnya, AFF menolak klub yang didaftarkan I.League.
Saat itu, AFF menetapkan peserta yang dikirim harus berasal dari tim juara, runner-up liga, atau pemenang turnamen domestik.
Sementara I.League memilih mengirim Persebaya Surabaya dan Malut United yang finis di posisi ketiga dan keempat klasemen.
Musim depan, I.League kembali mencoba menggunakan skema serupa dengan memberi kesempatan kepada tim peringkat ketiga. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan AFF.
"Kami sudah menyampaikan ini kepada owner klub bahwa musim depan itu menjadi musim yang sangat panjang," kata Asep Saputra kepada awak media.
"Tapi kami berupaya kalau memang harus bisa diberikan kepada peringkat ketiga (Persija) atau seperti apa. Tapi kami masih menunggu saja dan AFF akan merilisnya," lanjutnya.
Mengacu Sistem Kompetisi Eropa
Langkah yang diambil I.League dinilai sejalan dengan sistem kompetisi di Eropa.
Di Premier League misalnya, posisi akhir klasemen menentukan pembagian tiket ke berbagai kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions, Liga Europa, hingga Liga Conference.
Berita Terkait
-
Piala Indonesia Tak Kunjung Bergulir Lagi, I.League Bongkar Alasan
-
Duh Persebaya Surabaya Punya Rekor Buruk di Stadion Agus Salim, Bisa Putus?
-
Head to Head Semen Padang vs Persebaya Surabaya: Laga Pamit Kabau Sirah
-
Ambisi Hattrick Juara Persib: Dedi Kusnandar Siap Jadi 'Tumbal' Taktik Bojan Hodak di Dua Laga Sisa!
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil