SUARA TASIKMALAYA - Perseteruan Ketua Umum (Ketum) PSSI,Erick Thohir dengan Persija Jakarta memanas lagi. Akibat Rizky Ridho Ramadhani tidak main di Timnas Indonesia U-23 saat Piala AFF U-23 2023.
Diketahui, Rizky Ridho tidak dilepas oleh pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll untuk bermain dengan Timnas Indonesia U-23.
Karena ajang Piala AFF U-23 2023 bukan menjadi pertandingan FIFA Matchday. Salah satu faktor utama alasan Thomas Doll menahan Rizky Ridho.
Padahal Rizky Ridho menjadi pemain andalan pilihan pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong.
Walaupun pada akhirnya ada tujuh pemain muda Persija Jakarta yang akan dilepas Thomas Doll ke Timnas Indonesia U-23 untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Nama Erick Thohir kembali kena sorotan netizen, terkait kontroversi pada pertandingan Big Match Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (2/9/2023).
Hal ini berhubungan dengan keputusan wasit yang secara tegas memberikan kartu merah kepada pemain Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi.
"Erick Thohir kenapa benci banget sama Persija, saya udah punya firasat," ujar @zyli4*** dikutip dari Instagram @gue.jak.
Akibat berduel sengit dengan bek asing Persib Bandung, Nick Kuipers pada menit ke-74. Meski Hanif melakukan pelanggaran, kepalanya kepergok dijepit oleh lengan kanan penggawa Maung Bandung.
Baca Juga: Rekam Jejak Ikram Rosadi, Suami Baru Larissa Chou Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Bahkan saat kepala Hanif dijepit, sorotan kamera INDOSIAR sebagai televisi penyiar laga klasik tersebut terlihat sangat jelas.
Sontak, netizen yang diduga kebanyakan pendukung Persija memberikan tanggapannya, kalau wasit tidak adil karena Nick Kuipers tidak mendapatkan kartu sama sekali dan banyak keputusan kontroversi lainnya.
"Wasitnya ngerti bola gak sih?," tanya @tania***.
"Wasit pilihan Erik ya gada yang bener. Kacau semua (ketawa)," tambah @jacka***.
Tentunya, keputusan wasit tersebut berhubungan dengan kekesalan Erick Thohir. Akibat Rizky Ridho yang tidak bisa berlaga di Piala AFF U-23 2023.
Alhasil, Hanif Sjahbandi disebut diduga menjadi korban dalam pengutaraan cara balas dendam yang dilakukan Erick Thohir.
Namun, ada yang menegaskan kalau permainan Persija saat menjamu Persib Bandung memang belum maksimal. Membuat Macan Kemayoran harus puasa kemenangan sebanyak lima kali sampai pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024.
"Terlepas dari itu Persija nya juga jelek, on target aja sedikit," tegas @trisn***.
Berbagai keputusan wasit yang dianggap tidak jelas, Erick Thohir akhirnya kembali ditagih saat janji akan menyediakan VAR saat baru naik menjadi Ketum PSSI. Tujuannya agar pertandingan berjalan sehat dan menarik.(*)
Berita Terkait
-
Insiden Persija vs Persib, PSSI Minta Rekonsiliasi Suporter Harus Dilakukan sampai Akar Rumput
-
Tak Mampu Kalahkan Maung Bandung, Inilah Pemain yang Jadi Sebab Persija Jakarta dan Persib Bandung Bermain Imbang
-
Kapten Persija Jakarta Buka Suara Imbas Ditahan Imbang Persib Bandung, Andritany: Tidak Berpihak!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026