SUARA TASIKMALAYA – Pinjol yang dikenal dengan nama AdaKami saat ini menjadi sorotan setelah munculnya banyak keluhan dari para peminjam. Ternyata Bos GOTO, Patrick Walujo adalah investor AdaKami?
Banyak pengguna pinjol AdaKami yang telah mengeluhkan praktek bunga yang tinggi, bahkan mendekati angka 100%. Praktek ini disebut sebagai bunga terselubung yang dapat membebani para peminjam secara finansial. Keluhan terkait dengan praktek bunga yang tidak transparan ini telah mencuat di berbagai media sosial.
Selain itu, cara-cara penagihan yang dianggap meneror juga menjadi sorotan. Beberapa peminjam melaporkan bahwa pihak AdaKami menggunakan metode penagihan yang agresif, bahkan mendekati tindakan penipuan. Kasus serangan order palsu melalui layanan GoFood juga telah diangkat sebagai isu serius oleh beberapa peminjam.
Ketegangan semakin meningkat ketika akun Twitter @partaisocmed pada Selasa (19/9/2023) mengungkapkan banyak pengaduan tentang pinjol legal yang dibagikan oleh akun tersebut. Bahkan, ada laporan tragis tentang seseorang yang bunuh diri, yang diduga terkait dengan tekanan dari pinjol ini.
"Patrick Walujo adalah investor Adakami yang sekaligus bos GOTO," tulis @partaisocmed dalam postingannya.
Hal ini menambah kompleksitas isu ini dengan kemungkinan keterlibatan seorang investor terkenal dalam praktik kontroversial yang dilakukan oleh AdaKami.
Sementara itu, pemerintah dan otoritas terkait diharapkan untuk mengambil langkah-langkah tegas dalam menangani masalah ini dan menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat yang menjadi korban praktek pinjol yang merugikan.
Kasus seperti ini harus diinvestigasi secara mendalam untuk memastikan perlindungan hukum yang adil bagi semua pihak yang terlibat.
Pinjaman online atau Pinjol telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Namun, kehadiran beberapa penyelenggara pinjol yang tidak bertanggung jawab telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat. (*)
Baca Juga: 9 Artis Berjuang Lawan Kanker, Sakit Vidi Aldiano Kembali Menyebar ke Sejumlah Titik
Tag
Berita Terkait
-
Praktek Bunga Tinggi yang Terselubung dan Teror Penagihan Kontroversial Pinjol AdaKami, OJK Tak Becus Lakukan Pengawasan?
-
Parah! Utang Pinjol Tetap Ditagih, Meski Korban Telah Meninggal
-
Viral! Seseorang Bunuh Diri Karena Tak Sanggup Bayar Utang Pinjol
-
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Medis Mayat Pria Penuh Luka di Jembatan Giripeni Kulon Progo
-
Empat Tahap Mencegah Orang Terdekat Bunuh Diri
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar