SUARA TASIKMALAYA - Pelatih Timnas Indonesia U-17 (Timnas U-17), Bima Sakti, telah menyampaikan optimisme tinggi terkait peluang Timnas U-17 untuk melangkah jauh dalam penyisihan grup Piala Dunia U-17 2023.
Dalam pernyataannya, Bima Sakti menegaskan bahwa tidak ada lawan yang lemah di grup tersebut, tetapi timnya memiliki peluang untuk bersaing di level elit dikutip dari Instagram beritabolaindo_ pada Rabu (20/9/2023).
"Kami menyadari bahwa tidak ada lawan yang lemah di grup ini. Tetapi kita punya peluang. Para pemain telah menyadari bahwa ini adalah persaingan level elite dengan lawan-lawan yang tidak mudah," ujar Bima Sakti.
Bima Sakti juga mengungkapkan bahwa Timnas U-17 sedang dalam proses persiapan yang intensif. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada PSSI atas dukungan dan fasilitas terbaik yang diberikan untuk memastikan bahwa timnya siap tempur di Piala Dunia U-17.
Bima juga memberikan pesan kepada para pemain untuk tidak pernah takut dan harus yakin bahwa mereka bisa memberikan yang terbaik bagi negara.
Perjuangan Timnas Indonesia U-17 dalam Piala Dunia U-17 2023 bukan hanya tentang prestasi di atas lapangan, tetapi juga tentang semangat dan tekad untuk mewakili negara dengan bangga.
Para pemain Timnas U-17 dan pelatihnya berharap dapat meraih hasil terbaik dalam turnamen internasional ini, dan semoga mereka dapat mengukir prestasi gemilang untuk Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, Timnas U-17 siap untuk bertarung dan memberikan yang terbaik di Piala Dunia U-17 2023. (*)
Baca Juga: 4 Fakta Atlet Futsal Ditendang Lawan saat Selebrasi Sujud: Pelaku Cuma Minta Maaf Lewat WA
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Hadapi Taiwan di Asian Games 2022, Hugo Samir dan Ramai Rumakiek Kemungkinan Jadi Kunci Lagi Buat Cetak Gol
-
Timnas Indonesia U-24 Berpotensi Salip Vietnam Lolos ke 16 Besar Asian Games 2022 Lebih Dahulu, Ini Alasannya
-
PSSI Resmi Umumkan Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk TC di Jerman
-
3 Pemain Bali United yang Ikut TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman
-
Ada Welber Jardim, Bima Sakti Boyong 28 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026