Suara.com - Hari ini Doku, layanan penyedia platform pembayaran online yang berkantor di Jakarta mengumumkan kerjasamanya dengan platform pembayaran berbasis jejaring sosial asal Singapura, Fastacash. Dengan kerjasama ini, pengguna Doku Wallet sekarang bisa mengirim uang melalui jejaring sosial Facebook sebagai salah satu fitur unggulan dari produk Doku Wallet secara keseluruhan.
Dengan integrasi ini, pengguna Doku Wallet yang telah terverifikasi bisa menghubungkan akun Doku Wallet-nya ke akun Facebooknya dan segera bisa mengirimkan dana mulai dari Rp.1 hingga Rp. 1 juta ke pengguna Facebook lainnya yang ada dalam jaringan pertemanannya. Menurut peraturan Bank Indonesia, layanan dompet digital secara default memang hanya mampu menampung uang sebesar Rp. 1 juta, namun jika konsumen tersebut telah terverifikasi oleh Bank Indonesia maka angka tersebut bisa naik hingga Rp. 5 juta.
Dhenu Wiarsandi, Head of Business Development Doku menyatakan bahwa pasar yang mereka incar adalah anak muda dengan demografi 18-30 tahun yang memang merupakan pengguna mayoritas dari layanan e-commerce di Indonesia. Pasar yang sudah familiar dengan e-commerce ini diharapkan mampu menjadi early adopter untuk menggunakan layanan transfer uang via Facebook yang sekarang sedang didorong oleh Doku.
Pengaruh signifikan untuk e-commerce?
Jika dilihat dari satu sisi, produk seperti ini sepertinya bisa memberikan impact yang cukup kuat untuk perkembangan social commerce di Indonesia. Kemudahan untuk mentransfer antar pengguna Facebook merupakan sebuah fitur unggulan yang seharusnya bisa mendongkrak popularitas Doku Wallet. Perbincangan dengan beberapa merchant di Facebook berbuah fakta bahwa merchant yang berjualan di Facebook tidak serta-merta memiliki hubungan pertemanan dengan pembeli, apalagi untuk merchant yang menerima puluhan atau bahkan ratusan pesanan setiap hari. Dengan bertambahnya jumlah pembeli, hampir tidak mungkin merchant menjalin pertemanan dengan semua pembelinya untuk melakukan transfer uang.
Dhenu sendiri mengaku bahwa fokus utamanya adalah ke individu yang modern dan ingin menjadikan dompet digital sebagai bagian penting dari gaya hidupnya. Mulai dari berbelanja, menabung, hingga transfer uang melalui Doku Wallet. Merchant e-commerce memang kemungkinan besar akan menggunakan Doku Wallet, namun menurut Dhenu, pasar utama yang ditargetkan adalah anak muda yang tidak lepas dari kehidupan digitalnya.
Model bisnis yang janggal
Saat ini hingga 20 November 2013, Doku membebaskan biaya untuk pengguna yang ingin mencoba transfer uang antar pengguna Facebook. Namun lewat tanggal tersebut, Doku memberlakukan biaya langganan sebesar Rp. 11.000, bukan per transaksi, namun akan dikenakan biaya setiap bulan. Ya, Doku memutuskan untuk mengambil jalur bisnis model berlangganan dimana dengan membayar Rp. 11.000 tiap bulannya, pengguna bebas melakukan transfer dana di Doku Wallet sepuas hati.
Di layanan serupa lainnya, model bisnis percentage fee merupakan model bisnis yang lazim diterapkan baik itu progressive (persentase dari transaksi) atau biayaflat per transaksi, dimana pengguna hanya akan membayar fee hanya ketika pengguna mengunakan fitur tersebut. Harap dicamkan bahwa untuk menggunakan Doku Wallet sendiri, pengguna sama sekali tidak dikenakan biaya. Namun jika ingin mengirimkan uang lewat Facebook, dikenakan biaya Rp. 11.000 per bulannya.
Memang agak janggal, terlepas dari jumlah transaksi yang dilakukan, pengguna harus tetap membayar Rp. 11.000, yang mungkin jumlah yang sangat kecil namun berbeda dari model bisnis yang biasa kita lihat di produk-produk kompetitor Doku. Namun jika kita lihat target pasar yang diincar oleh Doku, memang model bisnis ini terlihat jauh lebih masuk akal. Pertanyaan besar untuk Doku adalah, apakah produknya akan jadi populer di kalangan pasar yang sesuai target, atau justru populer di kalangan pengguna lainnya? Jawaban dari pertanyaan tersebut juga nantinya akan menentukan apakah bisnis model Doku sudah cocok, atau perlu disesuaikan.
Tag
Berita Terkait
-
Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif Baru
-
7 Fitur Menarik di iOS 27: Optimalkan AI, Performa Diklaim Lebih Kencang
-
Skakmat dari Honda! CBR250RR Siap Pakai Fitur Moge Anti Capek, Ninja 250 dan R25 Makin Ketinggalan?
-
Hisense Mini-LED U7SE 144 Hz Debut: Harga Mulai Rp11 Jutaan, Layar hingga 100 Inci
-
Apa HP NFC Paling Murah? Ini 5 Pilihan Cerdas untuk Transaksi Digital
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!
-
Spesifikasi Huawei MatePad Mini Terungkap, Bawa Layar OLED PaperMatte dan Baterai 6.400 mAh
-
Cara Bikin Scrapbook Digital Estetik di Galaxy A57 5G, Cukup Pakai Multi Window dan Drag & Drop
-
Terpopuler: 4 HP AMOLED RAM Besar Harga Pelajar, HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden