Suara.com - Microsoft memberikan potongan harga untuk penjualan produk Windows 8.1. Diskon sebesar 70 persen itu diberikan kepada produsen pembuat komputer dan tablet murah. Langkah ini dilakukan untuk menyaingi rival mereka Google Inc.
Produsen akan dikenaki biaya 15 dolar Amerika atau sekitar Rp180.000 untuk menggunakan lisensi Windows 8.1 dan menginstallnya di produk buatan mereka dengan harga jual kurang dari 250 dolar Amerika atau sekitar Rp3 juta.
Biasanya, produk computer atau tablet dengan harga jual Rp3 juta harus membeli lisensi Windows 8.1 dengan harga 50 dolar Amerika atau sekitar Rp600.000.
Diskon itu akan diberikan kepada produk yang sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan tanpa adanya batasan ukuran atau tipe. Dengan memberikan insentif kepada produsen komputer dan tablet, Microsoft berharap bisa meningkatkan pangsa pasarnya di pasar tablet dan bersaing dengan Chromebooks, notebook yang menggunakan sistem operasi Google.
Microsoft yang baru menunjuk Satya Nadella sebagai CEO pada awal bulan ini tengah mempercepat pembuatan dan pengenalan perangkat baru. Perangkat baru tersebut tidak mengharuskan produk yang menggunakan lisensi murah untuk merampungkan sertifikasi logo. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan