Suara.com - Sebagaimana sudah diberitakan sejak akhir tahun lalu, situs belanja Amazon menyatakan siap mengembangkan lebih jauh layanan antar produknya. Tepatnya, tak lama setelah menjalani kerja sama dengan USPS untuk layanan di Amerika Serikat (AS), Amazon saat itu langsung merilis Prime Air, layanan yang disebut akan menggunakan drone sebagai kendaraan pengantar dan bisa sampai dalam waktu 30 menit.
Namun, kapan tepatnya layanan itu akan beroperasi? Tentu saja, dengan keberadaan drone saat ini yang sudah mulai merambah ke berbagai bidang, teknologi tidak lagi menjadi masalah. Hanya saja, khususnya untuk di kawasan Amerika sebagai pilot project-nya, pihak Amazon masih harus menunggu persetujuan dari FAA, otoritas penerbangan AS.
Disebutkan bahwa FAA saat ini tengah merancang aturan khusus mengenai penggunaan drone di dunia bisnis dan komersil. Antara lain yang bakal diatur adalah soal spesifikasi drone, perlengkapannya, ketinggian terbang, area publik yang bisa dimasuki, dan lain sebagainya. Intinya, secara serius mereka berusaha mengatur agar nanti ketika drone benar-benar berseliweran di udara AS, tidak ada yang sampai jatuh menabrak kerumunan orang, mengganggu lalu lintas di darat maupun udara, merusak fasilitas umum, atau melakukan pendaratan berbahaya dan sejenisnya.
Sehubungan dengan itulah, terkait masih cukup panjang dan lengkapnya aturan yang harus dirancang, disusun dan disahkan, pemakaian drone oleh Amazon diyakini belum akan dimulai tahun ini. Namun untuk tahun 2015 mendatang, hal itu dipercaya bisa jadi akan terwujud.
Langkah Amazon ini sendiri sebenarnya bukan yang pertama kali di dunia. Sebuah perusahaan jasa pengantaran di Cina, SF Express, bahkan sudah lebih dulu melakukannya. Hal itu pula yang diyakini membuat Amazon melirik penggunaan drone, terutama untuk awalnya di kawasan AS. Tentunya, hanya barang-barang kecil yang akan dibawa drone, sementara barang lebih besar tetap bakal menggunakan jasa transportasi reguler.
Pihak Amazon sendiri sudah menyatakan bahwa drone layanan Prime Air-nya pada suatu hari kelak akan sama lumrahnya dengan truk pengantar surat. Lebih jauh, Wakil Presiden Amazon, Dave Clark, bahkan sempat melontarkan janji yang agak sedikit berlebihan.
"Apa pun yang Anda inginkan di muka bumi, akan bisa Anda dapatkan dari kami. Ke sanalah kami menuju," tutur Clark dalam satu kesempatan. (GiantFreakinRobot.com)
Berita Terkait
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar