Matamata - Seorang astronot Amerika Serikat mengaku pernah melihat benda asing yang diduga sebagai pesawat alien saat bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)
Pada tahun 2005, Leroy Chiao, sang astronot menjabat sebagai komandan ISS. Suatu ketika, Leroy bertugas bersama kosmonot Rusia Salizhan Sharipov untuk memasang antenna navigasi di bagian luar ISS.
Ketika itulah Leroy melihat sesuatu yang tidak biasa.
"Saya melihat deretan cahaya yang masing-masing berbentuk seperti tanda centang terbalik, dan saya melihat deretan cahaya tersebut terbang beriringan dan saya rasa itu aneh sekali," papar Chiao seperti dikutip Huffingtonpost.
Rekan sekerja Chiao, Sharipov, tidak melihat deretan cahaya tersebut karena menghadap ke arah yang berlawanan.
Satu-satunya penjelasasn paling ilmiah adalah bahwa deretan cahaya tersebut merupakan lampu kapal nelayan yang berlayar ratusan kilometer di bawah ISS. Maklum, ISS adalah stasiun yang melayang 370 kilometer di atas bumi.
Para pemerhati benda terbang tak dikenal (UFO) tentu sepakat kalau deretan cahaya tersebut adalah pesawat yang dikendalikan mahluk asing. Tidak begitu halnya dengan Chiao, yang menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.
"Saya skeptis dengan klaim yang mengatakan bahwa kita dikunjungi oleh mahluk asing dari planet atau dimensi lain, tapi saya juga tidak sepenuhnya meragukan itu. Saya punya pikiran terbuka dan saya percaya ada kehidupan lain di alam semesta," terang Chiao.
Kisah Chiao diangkat dalam serial film dokumenter berjudul "NASA's Unexplained Files". Serial tersebut juga mengangkat sejumlah kisah penampakan UFO. Salah satunya adalah kemunculan benda menyerupai piring terbang dalam foto yang dijepret misi Apollo 16 di bulan pada tahun 1972. (Huffingtonpost)
Berita Terkait
-
Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Disclosure Day: Thriller Sci-Fi Spielberg yang Penuh Emosi dan Ketegangan!
-
Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin