Suara.com - Sebuah peta digital kreasi Mapbox menunjukkan bahwa iPhone merupakan gadget orang-orang kaya, sementara Android adalah telepon seluluer pintar orang-orang miskin.
Seperti yang diberitakan Business Insider dan Daily Mail, Jumat (4/4/2014), Mapbox membuat petanya itu berdasarkan analisis terhadap 3 miliar tweet di sejumlah kota besar dunia seperti New York, London, dan Los Angeles sejak September 2011.
"Perangkat mobil adalah peta yang bisa mengungkap informasi tentang merek ponsel saat orang menggunakan aplikasi Twitter resmi," kata MapBox.
Dalam peta itu MapBox membedakan pengguna iPhone dengan warna merah, sementara Android dengan warna hijau, dan Blackberry dengan warna ungu.
"Pola penggunaan ponsel di setiap kota menunjukkan stratifikasi ekonomi masyarakatnya. Contohnya pengguna iPhone rata-rata menetap di wilayah makmur, sementara pengguna Android di wilayah yang didominasi warga miskin," beber MapBox lebih jauh.
Contohnya di New York. Peta itu menyingkap bahwa pengguna iPhone banyak berlokasi di Manhattan, wilayah tempat tinggal orang-orang kaya di kota itu. Sementara pengguna Android banyak tinggal di New Ark.
Menurut sensus terakhir AS, yang dikutip Business Insider, rata-rata pendapatan warga Mahattan adalah 67.000 dolar AS per tahun (Rp758 juta), sementara warga New Ark hanya 17.000 dolar AS (Rp192 juta).
Tidak hanya stratifikasi ekonomi, MapBox mengklaim bahwa teknologinya bisa menunjukkan pola demografi, budaya, dan sosial di seluruh dunia. (Daily Mail/ Business Insider)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?