Suara.com - Google siap menyediakan bantuan dana untuk membantu Samsung mempertahankan diri terhadap gugatan pelanggaran hak paten dari Apple, demikian terungkap dalam persidangan, Selasa (22/4/2014), ketika Apple membeberkan sejumlah email antara kedua sekutu itu.
Apple membongkar email-email dari tahun 2012 itu untuk menunjukkan bahwa Samsung dan Google bersekongkol dalam mencuri teknologi telepon seluluer pintarnya, dalam produk Galaxy S5.
Bukti-bukti itu juga diajukan untuk meruntuhkan argumentasi Samsung yang mengatakan bahwa teknologi yang digunakan dalam ponselnya adalah milik Android dan jika ada pelanggaran paten di dalamnya maka yang harus disasar adalah Google, penyedia sistem Android yang digunakan oleh Samsung.
Persidangan itu sendiri adalah bagian dari gugatan pelanggaran lima hak paten Apple oleh Samsung. Kasus itu sudah berjalan kurang lebih tiga pekan di sebuah pengadilan di California, Amerika Serikat. Sebelumnya kedua perusahaan pernah saling gugat terkait hak paten di sembilan negara sejak pertengahan 2012 sampai pertengahan 2013.
Bukti-bukti yang dibuka Apple itu tidak disangkal oleh Google. Pengacara Google, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan dalam rekaman, menyatakan bahwa email-email yang menyatakan bahwa Google akan ikut menangung denda serta dana jika Samsung digugat Apple, adalah asli.
"Saya tahu bahwa Google membela Samsung dan bahwa itu terlihat dalam email-email tersebut," kata James Maccoun, pengacara bidang paten Google.
Google dan Samsung telah menandatangi kesepakatan yang disebut "Mobile Application Distribution Agreement", yang di dalamnya mengatur bahwa Samsung harus memasukkan aplikasi-aplikasi Google dalam ponsel-ponselnya. Di sisi lain Google diwajibkan membantu Samsung jika digugat secara hukum terkait hak paten teknologi-teknologi itu. (CNET)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan