Suara.com - Sebuah studi di Amerika Serikat menemukan bahwa berjalan kaki bisa meningkatkan kretativitas seseorang. Studi itu menjelaskan mengapa banyak seniman besar dunia sangat menyukai aktivitas jalan kaki.
Dua komposer besar dunia, Pyotr Ilich Tchaikovsku dan Ludwig van Beethoven, novelis handal Charles Dickens, serta filsuf Soren Kierkegaard dikenal sebagai orang-orang yang sangat gemar meluangkan waktu beberapa jam setiap hari untuk berjalan kami di luar rumah.
"Banyak orang secara anekdot mengatakan bahwa mereka bisa berpikir dengan sangat baik saat berjalan," kata Marily Oppezzo, ilmuwan dari Santa Clara University, AS, yang memimpin riset itu.
Dalam studi yang digelar di Stanford University itu Oppezzo bersama rekan-rekannya mengundang sejumlah mahasiswa sebagai sukarelawan. Dalam eksperimen itu peneliti meminta para sukarelawan untuk sejumlah tugas yang berkaitan dengan berpikir kreatif sambil duduk. Tugas kedua diminta diselesaikan sambil berjalan di atas treadmill.
Hasil eksperimen pertama itu menemukan bahwa orang yang menjawab tugas-tugasnya sambil berjalan, nilainya lebih tinggi dari orang yang duduk.
Dalam tes itu para sukarelawan diberikan nama sebuah objek dan diminta untuk mencari fungsi alternatif dari benda itu dalam empat menit. Salah satu peserta dalam studi itu misalnya, ketika diminta memikirkan soal kancing baju, menulis bahwa benda itu bisa digunakan sebagai gagang pintu di rumah boneka, mata boneka, saringan kecil, dan untuk dijatuhkan ke tanah agar menjadi jejak yang bisa dilacak saat berjalan.
Para peneliti belum bisa menjelaskan mengapa berjalan bisa meningkatkan kreativitas. Mereka berencana menggelar penelitian untuk menemukan hubungan antara jalan atau aktivitas fisik serupa dengan perubahan kognitif pada otak.
Temuan mereka itu diterbitkan dalam jurnal Experimental Psychology: Learning, Memory, and Cognition. (LiveScience)
Berita Terkait
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Sinema Inklusi Nusantara: Mendobrak Standar Kerja Kaku Melalui Ruang Kreatif
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga
-
5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Beda Tablet dan E-book Reader, Mana yang Lebih Nyaman untuk Baca Buku Digital?
-
Terpopuler: Bedanya Smart TV dan Android TV, hingga Smartwatch Terbaik untuk Padel
-
7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB