Suara.com - Ilmuwan yang meneliti sampel es dari benua Antartika mengklaim bahwa mereka hampir memecahkan misteri sejarah perubahan iklim selama 2.000 tahun terakhir. Mereka meyakini petunjuk soal perubahan iklim bumi itu dapat diungkap dari sampel es tersebut.
Lima minggu lamanya para ilmuwan mengadakan penelitian di kawasan lembah Aurora, Antartika. Ilmuwan mengambil sampel es dengan melakukan pengeboran di kawasan Kutub Selatan itu. Dari sampel itu, mereka berharap bisa mengetahui perubahan suhu yang terjadi selama 20 abad terakhir.
Ilmuwan mengambil sejumlah sampel es. Yang terbesar adalah balok es berukuran panjang 303 meter. Balok es itu dipercaya akan memberikan informasi iklim tahunan selama 2.000 tahun terakhir.
Sementara itu, dua sampel lainnya yang memiliki panjang 116 meter dan 103 meter diyakini dapat dipakai untuk mengetahui perubahan suhu permukaan bumi selama 800 hingga 1.000 tahun terakhir.
Balok-balok es tersebut kini telah dipotong-potong dan disebarkan ke berbagai laboratorium di seluruh dunia untuk dianalisis. Penelitian akan dimulai tahun depan. Hasilnya ditargetkan akan bisa dipublikasi pada 18 hingga 24 bulan setelahnya. Sejumlah negara yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah Australia, Cina, Denmark, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat.
Penelitian ini disebut-sebut sebagai langkah awal untuk melakukan proyek raksasa ambisius yang direncanakan ilmuwan. Di masa depan, mereka akan menggali es yang berusia lebih tua, yakni satu juta tahun. (Reuters)
Berita Terkait
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Kirim Paket Jadi Lebih Murah, Dapatkan Diskon 10 Persen Khusus Pengguna BRImo
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
Makan AYCE di Shaburi Tanpa Bikin Kantong Bolong, Ada Promo BRI!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Asus Rilis Pesaing MacBook Neo dan Lini Laptop Gaming, Tawarkan Layar Lebih Baik