Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan bagaimana jadinya jika cahaya diubah menjadi materi? Para ilmuwan mengklaim bahwa sebentar lagi mereka akan mampu mengubah cahaya menjadi materi. Proses pengubahan itu sempat tercetus pada tahun 1934 namun masih sebatas teori.
Cahaya akan dirubah menjadi partikel sub atomik. Namun, menurut fisikawan di Imperial College London, partikel itu tidak akan dapat dilihat dengan mata telanjang. Kendati demikian, mereka mengklaim bahwa hal itu akan menjadi demonstrasi paling murni dari persamaan dari ilmuwan tersohor Albert Eisntein yakni E=mc2.
Para ilmuwan menargetkan bakal mewujudkan hal tersebut dalam 12 bulan mendatang. Secara umum, para ilmuwan akan menumbukkan dua partikel cahaya, yakni foton, untuk menciptakan sebuah pasangan elektron dan positron, yang disebut pasangan Breit-Wheeler.
Secara spesifik, pertama-tama elektron akan ditembakkan ke lempengan emas hingga muncul sinar foton berenergi tinggi. Sementara itu, laser berenergi tinggi akan ditembakkan ke sebuah wadah emas yang dinamakan hohiraum sampai memunculkan cahaya pula.
Sinar foton pertama akan diarahkan ke pusat wadah emas tersebut sehingga bertumbukkan dengan cahaya di wadah tersebut. Dengan tumbukan tersebut terciptalah pasangan elektron dan positron, materi dari cahaya.
Rencana eksperimen mereka dipublikasikan dalam jurnal Nature Photonics. Eksperimen tersebut akan dilakukan dengan teknologi yang sudah ada selama ini. (Newser)
Berita Terkait
-
Idgitaf dan Hindia Rilis Masih Ada Cahaya, Bawa Pesan untuk Tetap Melangkah
-
Menapak Jejak Islam di Eropa: Membaca Ulang 99 Cahaya di Langit Eropa
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP