Suara.com - Seorang tweep (pengguna Twitter) asal Turki divonis 15 tahun penjara karena menggunakan kata "Allah" pada akunnya. Si pengguna Twitter dipenjara karena dianggap melecehkan nilai-nilai keagamaan.
Seperti dilansir Hurriyet Daily News, si pengguna Twitter itu memakai nama Allah (c.c.) atau @CenabiAllah. Dirinya didakwa "mempermalukan nilai-nilai keagamaan yang diterima oleh sebagian masyarakat.
Akun itu dimiliki oleh seorang guru yang bernama Ertan P. Jaksa Penuntut Umum di Provinsi Mus menangkap si pengguna setelah menggunakan nama sakral itu sebagai nama akunnya. Ertan juga menggunakan akun itu untuk melontarkan kritikan-kritikan terhadap pemerintahan Turki. Tidak jelas apakah penangkapan dirinya ada kaitannya dengan kicauan-kicauannya itu.
Pernah beberapa kali, tweep itu melontarkan kritik saat berlangsungnya protes berujung bentrok antara massa demonstran dengan pasukan keamanan pemerintah. Seperti tweet yang ia tulis pada bulan Juni 2013 misalnya.
"Di sini [Surga] sangat aman karena tidak ada polisi," kicau @CenabiAllah di Twitter.
Ertan P, si pemilik akun membantah melontarkan tweet itu. Ia mengaku akunnya diretas pada saat protes anti-pemerintah berlangsung. Namun, pengadilan tidak begitu saja menerima alasan tersebut.
Beberapa bulan belakangan, Turki memang cenderung keras terhadap Twitter. Pada bulan Maret contohnya, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan bertekad untuk "membasmi" Twitter dari negara tersebut setelah pemerintah menuduh situs jejaring sosial itu menyebarkan hasutan. Setelah sempat diblokir dua minggu, Mahkamah Agung Turki mencabut pemblokiran itu karena dianggap melanggar hak asasi warga. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga