Suara.com - Pemerintah Rusia diduga mengubah informasi yang tercantum di situs Wikipedia terkait pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina bagian timur, hari Kamis lalu. Pengubahan tersebut terdeteksi oleh pengguna akun Twitter.
Lewan akun Twitternya, @RuGovEdits, mengatakan, pengguna internet yang diduga oknum pemerintah Rusia itu mengubah sebuah halaman berbahasa Rusia tentang tragedi pesawat MAS MH17. Akun itu juga mengatakan, si pengubah informasi memiliki alamat IP pemerintah Rusia.
Naskah orisinal sebelum diubah berbunyi:
"Pesawat itu (MH17) ditembak jatuh oleh teroris Republik Rakyat Donetsk dengan sistem rudal Buk, yang didapat para teroris dari pemerintah Federasi Rusia".
Sementara itu, setelah diubah, naskahnya menjadi berbunyi:
"Pesawat itu (MH17) ditembak jatuh oleh tentara Ukraina".
Sebagaimana dikutip dari laman Independent, akun Twitter tersebut akan terus melontarkan twit setiap ada perubahan yang dilakukan dari alamat IP yang disinyalir berasal dari agensi pemerintah Rusia. Akun tersebut diyakini menggunakan perangkat lunak yang dikenal dengan sebutan "If This Then That" (IFTTT) yang memungkinkan akun itu melakukan twit setiap ada pengubahan Wikipedia yang dilakukan oleh orang dari alamat IP Rusia tersebut.
Sementara itu, menurut The Telegraph, pengubah naskah adalah seorang pengguna internet dari Perusahaan Televisi Nasional Rusia dan Siaran Radio (VGTRK).
Memang informasi di Wikipedia bisa diubah oleh siapapun. Semua alamat IP si pengubah informasi di Wikipedia wajib dibuka untuk umum, sebagai bagian dari kebijakan transparansi situs tersebut. (Independent, Telegraph, Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP