Suara.com - Wikipedia memblokir hak mengedit dari sejumlah komputer di DPR AS sebagai respon gangguan revisi dari ensiklopedia online itu.
Larangan dan pemblokiran selama sepuluh hari diberlakukan tanpa bisa mengedit dari alamat IP di US Capitol, dan sejumlah komputer.
"Anda telah diblokir dari mengedit untuk jangka waktu 10 hari," tulis sebuah posting Wikipedia, Jumat (25/7/2014), lalu.
Langkah itu muncul setelah revisi yang tidak biasa yang ditunjukkan oleh akun Twittercongressedits, yang menggambarkan dirinya sebagai ‘bakteri’ yang menyabot suntingan Wikipedia anonim yang dibuat dari alamat IP di Kongres AS.
Akun tersebut dibuat oleh pengembang piranti lunak bernama Ed Summers.
Beberapa perubahan, yang kemudian akhirnya dibatalkan, mengatakan bahwa pembunuh John F. Kennedy Lee Harvey Oswald bertindak "atas nama Fidel Castro" dan bahwa blog berita Mediaite adalah "seksis" dan "transphobic".
BBC melaporkan editan atau suntingan lain untuk biografi mantan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld berubah dan menggambarkan dirinya sebagai "kadal alien yang makan bayi Meksiko".
Sementara Wikipedia memungkinkan pengguna untuk berkontribusi dan mengedit, sekaligus memantau untuk komentar yang belum diverifikasi atau tidak berdasar.
Seorang juru bicara di Wikimedia Foundation, yang mengoperasikan Wikipedia, menunjukkan bahwa blok hanya berlaku untuk satu alamat IP, tidak semua komputer yang terletak di Kongres. (news.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif