Suara.com - Apakah anda rutin mengecek notifikasi di telepon genggam anda atau sering tidak fokus kerja karena tidak membawa telepon genggam. Apabila hal itu terjadi pada diri anda, kemungkinan besar anda menderita nomophobia yaitu phobia karena ketergantungan terhadap telepon genggam.
Telegraph menulis, phobia tersebut pertama kali muncul empat tahun lalu saat sebuah studi yang dilakukan di Inggris Raya mengungkapkan bahwa 53 persen responden mengalami rasa takut karena tidak berada di dekat telepon genggam.
Dengan semakin majunya teknologi, telepon genggam khususnya telepon pintar menjadi bagian penting dari kehidupan manusia saat ini. Karena itu, tidak heran apabila nomophobia mempengaruhi banyak orang terutama generasi muda.
Berdasarkan survei yang dilakukan Huffpost/YouGov pada September 2013, 64 persen penggunaan telepon pintar berusia antara 18-29 tahun mengakui bahwa mereka tidur dengan membawa smartphone atau tablet ke tempat tidur.
Sedangkan survei lain yang dilakukan oleh Harris Interactive mengungkapkan, 63 persen responden selalu mengecek smartphone paling sedikit satu kali tiap jam.
Selain itu, 63 persen responden juga merasa kesal apabila ketinggalan telepon pintar di rumah. 97 persen responden juga mengaku selalu mengecek smartphone apabila tengah bersama keluarga atau teman.
Dr. David Greenfield, asisten professor di University of Connecticut School of Medicine mengatakan, kecanduan terhadap telepon pintar sama dengan kecanduan lainnya yang melibatkan hormon dopamine. Hormon itu mengontrol pusat otak.
“Setiap kali ada notifikasi di smartphone maka hormon dopamine memberitahu anda bahwa notifikasi itu terkait dengan diri anda, apakah notifikasi itu berupa pesan pendek, atau surat elektronik,” kata David.
Inilah ciri-ciri orang terkena nomophobia:
1. Mempunyai lebih dari satu gadget
2. Menghabiskan waktu cukup lama dengan smartphone
3. Selalu membawa charger ke mana pun pergi
4. Merasa grogi apabila tidak membawa smartphone atau ketika baterei smartphone habis
5. Punya keinginan untuk selalu mengecek notifikasi
6. Lebih memilih berkomunikasi dengan orang lain melalui telepon dan menghindari pertemuan langsung
7. Tagihan telepon yang membengkak
Sumber: BusinessInsider/Telegraph
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Bercak Merah di Layar Galaxy S26 Ultra Ramai Dikeluhkan, Benarkah Burn-In?
-
Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Terungkap! Ini Teknologi Baru yang Bikin Layar Galaxy Z Fold 8 Makin Mulus
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper