Suara.com - Hari ini, 54 tahun yang lalu, Ken Kutaragi lahir di Tokyo, Jepang. Untuk Anda yang ketagihan bermain PlayStation, maka inilah saatnya Anda mengetahui siapa orang yang paling bertanggung jawab atas kecanduan Anda itu.
Orang itu adalah Ken Kutaragi. Kutaragi adalah pencipta PlayStation, salah satu konsol game terlaris sejagat. Lelaki yang dikenal dengan julukan "Bapak PlayStation" itu juga berperan besar dalam penciptaan generasi-generasi selanjutnya, yakni PlayStation 2, PlayStation Portable, dan PlayStation 3. Kutaragi juga punya andil dalam pengembangan PlayStation Vita dan PlayStation 4.
Kutaragi terlahir dari keluarga yang, menurut standar Jepang, bukanlah keluarga kaya. Ayahnya memiliki sebuah usaha percetakan di Tokyo. Sejak kecil, kemampuan Kutaragi terhadap hal-hal mekanis sudah terlatih dengan bekerja di tempat percetakan itu. Bocah yang pandai di bidang akademis itu juga doyan mengutak-atik berbagai benda. Tak terhitung berapa banyak mainan yang ia bongkar, hanya karena penasaran seperti apa cara kerja mainan-mainan itu.
Menginjak usia remaja, Kutaragi mulai menggemari dunia elektronika. Langkahnya tepat, ketika ia memutuskan kuliah di University of electro-Communications, di mana ia kian memperdalam kejeliannya di bidang itu.
Tak butuh waktu lama, selepas lulus kuliah, Kutaragi diterima bekerja di lab riset digital perusahaan Sony. Dalam waktu relatif singkat, Kutaragi langsung menunjukkan kelasnya. Ia mendapat reputasi sebagai insinyur yang piawai memcahkan masalah sekaligus memiliki visi yang maju. Reputasi itu didapatnya setelah sukses mengerjakan sejumlah proyek, termasuk pengembangan liquid crystal display (LCD) dan kamera digital.
Kisah penciptaaan konsol PlayStation sendiri berawal saat ia melihat putrinya memainkan Famicom, konsol game buatan Nintendo pada akhir tahun 1980an. Ia tergugah, betapa besarnya potensi yang ada di video game. Namun, di masa itu, Sony sama sekali belum tertarik untuk bermain di sektor tersebut.
Merasa tak diakomodir, Kutaragi pun menuangkan kreativitasnya untuk membuat chip suara untuk Nintendo secara diam-diam. Sempat ketahuan, Kutaragi membuat para petinggi Sony marah. Namun, dirinya dilindungi dan justru didukung oleh CEO Sony kala itu, Norio Ohga. Akhirnya, Kutaragi berhasil meyakinkan Sony untuk membiayainya risetnya hingga terciptalah Play Station. Awalnya, konsol tersebut kompatibel untuk game Super Famicom milik Nintendo. Sayang, kerjasama mereka berakhir akibat masalah kesepakatan lisensi.
Upaya Kutaragi tak berhenti di situ. Ia terus mengembangkan konsolnya sampai akhirnya, PlayStation yang murni buatan Sony pun terwujud. Pilihan Kutaragi tak keliru, Play Station meledak di pasaran. Popularitasnya mengalahkan para pendahulunya, Sega dan Nintendo. Penerusnya, PlayStation 2, lebih gila lagi. Konsol generasi kedua itu pernah menguasai 65% pangsa pasar game dan laku terjual hingga 100 juta unit di seluruh dunia. Berkat kesuksesan tersebut, Kutaragi disebut-sebut sebagai "Gutenberg-nya video game". Gutenberg sendiri merupakan nama seorang penemu yang berjasa mengubah teknologi industri percetakan.
Namanya pun melambung, produknya menyebar ke seluruh penjuru dunia, ke pelosok-pelosok desa. Tak berlebihan jika namanya bertengger di daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time tahun 2004. Kutaragi pun menjabat sebagai CEO Sony Computer Entertainment hingga tahun 2006. Kini, Kutaragi menjabat sebagai direktur sekaligus CEO Cyber Al Entertainment Inc. Bulan Maret lalu, Kutaragi menerima penghargaan Lifetime Achievement di ajang Game Developers Choice Awards 2014.
Baca juga:
Earl Tupper, Si Pencipta Tupperware
Erno Rubik, Bikin Permainan Rubik
George Eastman, Sang Pembuat Roll Film Kodak
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga