Sebagai gantinya, para peneliti kemudian mengemukakan hipotesis baru. Mereka menduga fosil LB1 adalah manusia modern yang terdiagnosis mengidap down syndrome, salah satu masalah pertumbuhan yang paling sering ditemukan pada manusia modern.
"Saat pertama kali melihat tulang belulang itu, beberapa dari kami langsung melihat adanya masalah dalam pertumbuhan," kata Eckhardt.
Indikator down syndrome pertama yang terlihat adalah adanya pola asimetris pada tengkorak LB1. Artinya tengkorak kiri dan kanan fosil tidak sama dan hal ini lazim ditemukan pada penderita down syndrome.
Terkait tulang paha yang pendek, jelas Eckhardt, hal itu tidak saja sesuai dengan ciri pada penderita down syndrome, tetapi juga setelah dianalisis ulang panjang tulang paha LB1 ternyata lebih panjang. Jika direkonstruksi akan menghasilkan manusia setinggi 1,26 meter.
Di Flores dan wilayah lain di sekitar kawasan tenggara Indonesia, sambung Eckhardt, banyak ditemukan manusia yang tingginya sekitar 1,26 meter.
Meski demikian para peneliti menegaskan bahwa ciri-ciri down syndrome itu hanya ditemukan pada LB1 dan tidak pada fosil Liang Bua lainnya.
"Karya ini hanya untuk menguji hipotesis: Apakah tulang belulang dari gua Liang Bua cukup unik untuk menyimpulkan adanya spesies manusia baru?" ujar Eckhardt.
"Hasil analisis ulang kami menunjukkan jawaban: tidak. Penjelasannya adalah karena adanya kelainan pada pertumbuhan. Tanda-tanda yang ditemukan lebih menunjukkan pada down syndrome, yang bisa ditemukan pada lebih dari satu di setiap seratus kelahiran manusia di seluruh dunia," beber Eckhardt. (Phys.org)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan