-
RUSE Definitive Edition kembali hadir di Steam setelah absen sepuluh tahun.
-
Game strategi ini sekarang mendukung perangkat keras modern dan Steam Deck.
-
Pemain mendapatkan akses gratis ke seluruh konten DLC versi terdahulu.
Suara.com - R.U.S.E (RUSE) merupakan salah satu game strategi dengan banyak penggemar pada 2010. Trailer anyar mengungkap bahwa RUSE bakal bangkit lagi, membangkitkan nostalgia gamer lawas.
Kembalinya RUSE bertepatan dengan memanasnya situasi geopolitik global. Perang Rusia vs Ukraina dan Iran vs AS-Israel mungkin dapat membuat game perang berbasis strategi kembali populer.
RUSE, game Real-Time Strategy (RTS) Perang Dunia II besutan Eugen Systems yang dirilis Ubisoft, telah bangkit dari kematian dan kembali hadir di Steam.
Game yang sempat menjadi pilar genre RTS ini menghilang dari peredaran digital pada Desember 2015, meninggalkan banyak penggemar bertanya-tanya.
Ubisoft saat itu mengonfirmasi penghapusan tersebut "karena berakhirnya hak lisensi atas item-item militer tertentu dalam game".
Namun, penantian selama hampir satu dekade akhirnya berakhir. Kini, sang pengembang asli, Eugen Systems, mengambil alih kendali dan merilis ulang game ini dengan judul RUSE Definitive Edition.
Ini bukan sekadar perilisan ulang biasa. Edisi definitif telah diperbarui untuk berjalan mulus di perangkat keras modern, bahkan telah terverifikasi penuh untuk Steam Deck.
"Awalnya terpinggirkan karena kendala distribusi, pilar genre RTS ini kembali menjadi sorotan, kini tersedia lagi untuk komandan veteran dan generasi pemain baru," tulis Ubisoft pada deskripsi game.
Hal yang paling menarik adalah edisi ini sudah mencakup semua konten DLC yang pernah dirilis tanpa biaya tambahan.
Baca Juga: Game Mobile Racing Master Tembus 1 Juta Download, Ada Event Initial D
Bagi pemain yang sudah memiliki versi lama di Steam, semua pembaruan teknis dan DLC ini akan diberikan secara gratis.
Mengutip VGC, RUSE adalah game strategi yang berlatar Perang Dunia II, di mana pemain akan mengikuti kampanye Amerika Serikat dari Afrika Utara hingga Jerman.
Keunikan utama terletak pada fokus peperangan informasi dan tipu daya, bukan sekadar adu kuat. Pemain dapat menggunakan berbagai "Ruse" atau tipuan, seperti kamuflase unit, mata-mata, hingga keheningan radio untuk mengelabui dan menjebak lawan.
Dengan faksi seperti Amerika, Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Uni Soviet, dan Jepang, setiap negara menawarkan kelebihan dan kekurangan unik yang menuntut strategi berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas