Suara.com - Sekuel alias lanjutan game fenomenal Flappy Bird telah diluncurkan. Tak lagi memakai karakter burung, kali ini game tersebut menampilkan helikopter, sesuai dengan namanya, Swing Copters
Dong Nguyen, si pembuat game itu sendiri yang mengumumkan bahwa Swing Copters akan tersedia di iPhone, iPad, dan Android pekan ini.
"Game baruku [Swing Copters] akan dirilis di iOS dan Android," tulis Nguyen di Twitternya.
Sebuah foto bergambar handphone dengan tampilan layar game tersebut juga ia unggah ke Twitter.
Cara bermainnya tak berbeda jauh dengan pendahulunya, Flappy Bird. Bahkan, game ini lebih sulit untuk dimainkan.
Para pemain bertugas menerbangkan karakter helikopter sambil menghindari hantaman palu-palu yang berayun.
Nguyen adalah pencipta Flappy Bird, game yang menjadi buah bibir di awal tahun 2014. Game tersebut sempat menjadi game yang paling sering diunduh di Apple App Store dan Android Play Store.
Tingkat kesulitan dan keunikan game tersebut membuat orang penasaran dan mengunduhnya. Berdasarkan catatan, game tersebut sudah diunduh sebanyak 50 juta kali. Nguyen pun jadi kaya raya berkat pendapatan lewat iklan yang terpasang di gamenya itu.
Jadi terkenal, sering muncul di media, dan sering di-bully karena gamenya yang sederhana namun laku keras, Nguyen stress. Developer asal Vietnam itu pun memutuskan menarik gamenya dari etalase App Store dan Play Store. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan