Suara.com - Tak lama setelah muncul di Twitter, hastag #WakilRakyatKampungan langsung melejit. Hingga pukul 11.24 WIB, hastag yang merupakan sindiran untuk para anggota DPR periode 2014-2019 yang baru diambil sumpahnya itu, nangkring di posisi kedua untuk zona Indonesia.
Hastag tersebut merupakan respon publik terhadap sidang paripurna pengesahan paket pimpinan DPR yang berlangsung penuh dengan hujatan dan teriakan dari para anggota dewan.
Para netizens menghujat tingkah polah anggota dewan yang mereka nilai sangat memalukan.
Antara lain seperti disampaikan oleh Dhana Sumanti ?lewat Twitter @dhana_strong.
"Terus tweet hashtag #WakilRakyatKampungan biar dunia tau kelakuan wakil rakyat kita yang norak !!!."
Karena sangat kesal, pengguna Twitter @dantatours sampai menulis dengan emosi.
"Bukan wakil rakat kampungan, orang kampung malah sopan dan hormat sama sesama, yang benar adalah #WakilRakyatGoblok #WakilRakyatKampungan."
Sedangkan Edy Susanto, pemilik Twitter @edysusantofu mengatakan gelar yang tinggi ternyata tidak menjamin anggota DPR berperilaku baik.
"DPR wajah baru, gaya lama. Msh ykn aspirasi kamu tersampaikan? Gelar pendidikan nggak ngejamin lho berprilaku baik. :) #WakilRakyatKampungan."
Sidang paripurna yang selesai pagi tadi, mengesahkan paket pimpinan yang diajukan oleh enam fraksi, yakni Golkar, PPP, PKS, PAN, Gerindra, dan Partai Demokrat. Golkar, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra adalah anggota Koalisi Merah Putih.
Ketua DPR dari Fraksi Golkar yaitu Setya Novanto, Fadli Zon dari Fraksi Gerindra menjadi wakil ketua, Taufik Kurniawan dari Fraksi PAN menjadi wakil ketua, Fahri Hamzah dari Fraksi PKS menjadi wakil ketua, dan Agus Hermanto dari Fraksi Demokrat menjadi wakil ketua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu