Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg mengungkap alasan mengapa dirinya selalu mengenakan kaos berwarna abu-abu dan tidak pernah menggantinya dengan kaos berwarna lain. Jawaban itu diberikan Zuckerberg dalam sebuah sesi tanya jawab yang dikutip di laman situs Metro.
Ketika ditanya mengapa dirinya mengenakan kaos yang sama setiap harinya, Zuckerberg menjawab, "Saya ingin menyederhanakan hidup saya sehingga saya hanya perlu membuat sedikit mungkin keputusan tentang apapun, kecuali keputusan soal bagaimana saya bisa melakukan yang terbaik untuk komunitas ini (Facebook)".
Zuckerberg menambahkan, sebenarnya, kaos abu-abunya tidak hanya satu, melainkan ada banyak. Hanya saja, warnanya sama semua.
Menurut Zuckerberg, mengambil keputusan sekecil apapun, termasuk dalam memilih pakaian mana yang harus dikenakan setiap hari, atau memilih menu sarapan, akan membuang-buang energi pikiran. Zuckerberg memilih untuk tidak membuang tenaga untuk kegiatan-kegiatan semacam itu.
"Saya berada dalam posisi yang sangat beruntung ini di mana saya bisa bangun setiap hari dan membantu melayani lebih dari satu miliar orang. Dan saya merasa saya tidak melakukan pekerjaan saya dengan baik jika membuang energi saya pada hal-hal konyol atau remeh dalam hidup saya," katanya.
Namun, ternyata tidak hanya Zuckerberg saja pengusaha sukses yang punya gaya seperti itu. Menurut lelaki yang drop out dari Harvard itu, mendiang pendiri Apple Steve Jobs dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga menjalankan teori yang sama dengannya.
Pernyataan Zuckerberg senada dengan apa yang diungkap dalam biografi Steve Jobs hasil karya penulis Walter Isaacson. Semasa hidupnya, Jobs pernah menginginkan agar para pegawai Apple untuk mengenakan seragam korporasi rancangan Issey Miyake. Ketika itu, Jobs ingin menciptakan semacam ikatan rasa para pegawai dengan perusahaan tempat mereka bekerja.
Sayang, keinginannya ditolak. Jobs memutuskan untuk mengenakannya sendiri. Seragam itu adalah sweater jenis turtle neck berwarna hitam yang menjadi dress codenya. (Metro)
Berita Terkait
-
Jeremy Strong Diincar Perankan Mark Zuckerberg di Sekuel The Social Network
-
Salip Jeff Bezos, Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya Ketiga di Dunia dengan Harta Rp 4.428 Triliun
-
AI Bantu Jualan Online, Mark Zuckerberg Umumkan Fitur Iklan di Status WhatsApp
-
Mark Zuckerberg Sepakat Bayar Denda Rp 406 Miliar Gegara Blokir Akun Facebook Donald Trump
-
Meta Bantah Paksa Pengguna Follow Trump: Ini Prosedur Standar Transisi Presiden!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya