Suara.com - Rusia berencana membuat Wikipedia versinya sendiri untuk memastikan warga negaranya memeroleh informasi yang lebih "terpercaya" tentang negaranya, demikian diumumkan kantor perpustakaan kepresidenan Rusia, Jumat (14/11/2014).
Kremlin meragukan kebenaran dan objektivitas Wikipedia, ensiklopedia populer online yang diisi oleh pengguna internet di seluruh dunia. Ada pun artikel berbahasa Rusia di Wikipedia berjumlah lebih dari satu juta.
"Analisis terhadap sumber-sumber ini menunjukkan bahwa Wikipedia tidak mampu menyediakan informasi yang terperinci dan layak tentang wilayah ini," bunyi pernyataan dari perpustakaan tersebut.
"Pembuatan Wikipedia alternatif sudah dimulai," bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
Rencana membuat Wikipedia tandingan ala Rusia bertepatan dengan langkah Moskwa memperketat sensor atas internet. Sejak Maret silam, semua situs yang mengeritik Presiden Rusia, Vladimir Putin, sudah diblokir.
Pada Agustus Rusia mengesahkan undang-undang yang memaksa blogger yang punya pembaca lebih dari 3000 orang per hari untuk mendaftar di lembaga pengawas media.
Presiden Putin sendiri menuding internet sebagai "proyek khusus CIA" dan karenanya Rusia harus menjaga dunia mayanya dari ancaman Barat. (BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh