Suara.com - Sebuah pesawat antariksa tanpa awak milik Amerika Serikat (AS) siap diluncurkan hari Kamis (4/12/2014) waktu setempat. Pesawat itu diuji coba untuk menerbangkan astronot ke Mars dan tempat-tempat lain di luar angkasa yang belum terjamah.
Pesawat tersebut diluncurkan dengan roket Delta 4 Heavy hasil kerja sama Lockheed Martin Corp. dan Boeing Co. yang dikenal dengan nama United Launch Alliance. Roket tersebut akan diluncurkan dari tempat peluncuran Cape Canaveral pada hari Kamis pukul 7.05 pagi waktu setempat.
Terpasang di atas roket adalah Orion, kapsul angkasa terbesar yang dimiliki Badan Antariksa Nasional AS (NASA). Orion akan melakukan penerbangan selama empat setengah jam guna menguji perisai panas, parasit, dan beberapa sistem lain yang akan dipakai untuk mengantarkan astronot ke luar angkasa, sekaligus memulangkannya ke Bumi.
Roket akan membawa Orion sejauh 5.800 kilometer ke luar angkasa, 15 kali lebih jauh dari lokasi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sebelum akhirnya kembali lagi ke Bumi. Jika semua berjalan sesuai rencana, Orion akan mendarat di Samudera Pasifik di sekitar semenanjung Baja, California. Dua kapal AL AS dan sejumlah kapal lainnya akan disiagakan untuk mengambil kapsul angkasa tersebut.
Peluncuran ini merupakan bagian rencana NASA untuk mengirim manusia ke atas asteroid pada sekitar 2025, serta ke Mars, sepuluh tahun sesudahnya. Ini adalah untuk pertama kalinya dalam lebih dari 40 tahun terakhir AS meluncurkan pesawat yang ditujukan untuk mengangkut manusia ke luar orbit Bumi. Ekspedisi terakhir NASA ke luar Bumi adalah misi Apollo pada tahun 1972. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa