Suara.com - Ibu Kota India, New Delhi, rupanya melarang semua layanan taksi berbasis internet setelah seorang penumpang perempuan diperkosa oleh pengemudi Taksi Uber akhir pekan kemarin, demikian dilaporkan India Express, Selasa (9/12/2014) seperti dikutip Reuters.
Departemen Transportasi Delhi, pada Senin (8/12/2014), mengeluarkan maklumat yang isinya menyatakan bahwa hanya enam taksi berbasis radio yang diizinkan beroperasi di Ibu Kota India itu.
"Semua taksi yang layanannya berbasis teknologi web, yang tidak dikenal, dilarang melayani penumpang," bunyi maklumat itu.
Uber, salah satu taksi yang layanannya berbasis internet, telah dimasukkan dalam daftar hitam taksi yang tidak boleh beroperasi di New Delhu. Uber dihukum karena salah satu pengemudinya memperkosa penumpang pada Jumat (5/9/2014). Uber dinilai lalai memeriksa latar belakang karyawanya, karena pengemudi yang memperkosa itu rupanya juga pernah memperkosa penumpang tiga tahun silam.
Surat kabar Indian Express juga melaporkan bahwa Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh akan meminta parlemen agar mendesak negara-negara bagian lain di negara untuk melarang Taksi Uber.
Uber kini beroperasi di sekitar 10 kota di India.
Berita Terkait
-
Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya