Tekno / Internet
Jum'at, 12 Desember 2014 | 20:13 WIB
Ilustrasi aplikasi Twitter (Shutterstock).

Suara.com - Evan Williams, salah satu pendiri dan pemimpin Twitter, mengatakan dia tak peduli dengan data yang menunjukkan bahwa Instagram, aplikasi berbagi foto online milik Facebook, kini punya lebih banyak pengguna ketimbang Twitter.

Dalam sebuah wawancara dengan Fortune, Kamis (11/12/2014) ia justru mengeritik angka-angka yang diagung-agungkan Facebook, karena menurut dia tidak bermakna apa-apa dan metode yang digunakan untuk menghitungnya patut dipertanyakan.

Sebelumnya, pada Rabu (10/12/2014), Instagram mengumumkan punya lebih dari 300 juta pengguna aktif bulanan, mengalahkan Twitter yang hanya punya 284 juta pengguna aktif setiap bulan.

"Itu adalah pernyataan soal luasnya jangkauan versus kedalaman. Kenapa kita hanya mempermasalahkan pengguna? Yang gila adalah, Facebook berhasil membentuk angka-angka itu menjadi alat ukur di bursa," kata Williams.

"Tetapi tidak ada yang pernah bertanya, apa itu pengguna aktif bulanan?" cetus dia.

Williams juga mengatakan bahwa Twitter mempunyai pengaruh sangat besar dalam perubahan dunia di beberapa tahun terakhir dan itu tidak bisa dilakukan oleh layanan online lainnya.

"Jika Anda berpikir tentang pengaruh Twitter di dunia, dibandingkan dengan Instagram, itu sangat signifikan," ujar Williams.

Ia mengatakan bahwa Twitter punya keunggulan tersendiri karena menjadi wadah informasi real time, tempat berita-berita besar dikumandangkan, dan arena perbincangan para pemimpin dunia.

"Jika itu berlangsung, saya sungguh tak ambil pusing jika Instagram punya lebih banyak pengguna yang selalu melihat foto-foto cantik di layanan mereka," tukas Williams.

Load More