Suara.com - Baidu, perusahaan pengembang mesin pencari terkemuka asal Cina melakukan perjanjian kerja sama dan investasi strategis dengan Uber yang bergerak di bidang aplikasi penghubung antara penumpang dengan pengemudi taksi premium. CEO Uber Travis Kalanick dan CEO sekaligus Pendiri Baidu Robin Li mengumumkan kesepakatan kedua perusahaan dalam acara penandatanganan perjanjian di kantor pusat Baidu di Beijing pada Rabu (17/9/2014), lalu.
Dalam perjanjian tersebut, Baidu sepakat untuk berinvestasi di Uber, di mana para pengguna Baidu Map dan Mobile Baidu (mesin pencari mobile andalan Baidu) dapat terhubung dengan para pengemudi yang menjadi mitra Uber dengan mudah. Sebaliknya, Uber akan memanfaatkan keunggulan teknologi Baidu dalam pencarian mobile, pemetaan mobile, serta distribusi aplikasi.
"Misi Baidu adalah selalu memberikan pengalaman terbaik dan paling efektif bagi para pengguna untuk menemukan apa yang mereka cari. Di era smartphone seperti saat ini, akan semakin banyak layanan yang terhubung dengan pengguna. Orang-orang mencari layanan yang paling nyaman dan mudah untuk bepergian ke tempat yang ingin mereka tuju," kata Robin Li, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (20/12/2014).
"Pertumbuhan Uber yang sangat pesat dalam empat tahun terakhir adalah bukti dari adanya permintaan pasar akan transportasi yang mudah dipesan, dapat diandalkan, serta terjangkau. Kami sangat senang dapat bekerja sama untuk membantu memenuhi permintaan tersebut, dan sangat bersemangat dengan adanya kemitraan strategis pertama antara perusahaan internet Cina dengan Amerika ini."
"Kerja sama ini merupakan hal yang sangat penting bagi Uber," kata Travis Kalanick. "Saat ini, kami telah beroperasi di 250 kota di seluruh dunia, dan wilayah Asia-Pasifik telah menjadi wilayah pertumbuhan utama bagi kami. Kerja sama kami dengan Baidu yang merupakan brand yang telah mendunia, mencerminkan komitmen kami kepada masyarakat serta komunitas penumpang dan mitra sopir Uber yang terus berkembang di sini."
Saat ini Uber telah beroperasi di sembilan kota di Cina, yaitu Beijing, Shanghai, Tianjin, Chongqing, Shenzhen, Guangzhou, Wuhan, Chengdu, dan Hangzhou.
Baidu merupakan pemimpin dalam pencarian mobile, pemetaan mobile, dan distribusi aplikasi di Cina. Mesin pencari mobile Baidu memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif setiap bulannya, dan Baidu Map memiliki lebih dari 240 juta pengguna aktif bulanan. Baidu merupakan platform distribusi aplikasi mobile terbesar di Cina, yang mendistribusikan rata-rata 160 juta aplikasi setiap harinya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Baidu telah memperluas pasar di luar Cina, dan fokus pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Amerika Latin. Pada bulan Juli 2014, Baidu meluncurkan mesin pencari berbahasa Portugis dan Brasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!