Suara.com - Dalam beberapa hari ini, astronom amatir atau pengamat angkasa lainnya disuguhi pemandangan hadirnya salah satu komet terindah dan paling terang pada beberapa tahun terakhir.
Komet dimaksud bernama resmi C/2014 Q2 atau yang lebih lazim disebut dengan nama Komet Lovejoy.
Sebagaimana antara lain diberitakan situs ABC.net.au, pekan lalu komet ini mencapai posisi paling dekat, dengan jarak terdekat lintasannya sekitar 70 juta km dari Bumi. Namun jangan kecewa, karena dalam beberapa malam ini --khususnya Minggu (11/1) malam tadi-- sampai dengan setidaknya 24 Januari mendatang, komet ini masih akan bisa disaksikan di langit malam.
Menurut salah seorang astroblogger, Dr Ian Musgrave, Lovejoy pada malam-malam belakangan ini bahkan bisa terlihat cukup terang dengan mata telanjang di langit malam yang bersih. Meskipun tentunya, alat terbaik untuk menyaksikan keindahannya adalah dengan menggunakan teleskop.
"Lovejoy dapat ditemukan dengan melihat sedikit ke arah bawah agak ke kiri dari konstelasi Orion di langit sebelah utara," jelas Musgrave.
"Dia bisa dilihat dari mana saja di Australia dan sebagian besar kawasan selatan Bumi saat ini, namun kini orang-orang di kawasan utara Bumi pun akan bisa melihatnya lebih jelas," ujar Musgrave lagi.
"Tapi jangan terlalu lama menunggu untuk coba melihat Lovejoy, karena sinar bulan akan mulai mengganggu pandangan Anda menjelang akhir bulan ini," sambungnya.
Untuk diketahui, komet ini mendapatkan namanya karena ditemukan pertama kali oleh astronom amatir Australia, Terry Lovejoy, pada Agustus 2014 lalu. Sejak itu, banyak orang sudah menyaksikan dan dapat mengambil gambar-gambar indah bernuansa hijau kebiruan dari komet tersebut.
Untuk diketahui pula, ini adalah komet kelima yang sudah ditemukan oleh Terry, yang karenanya bisa salah kaprah jika sekadar mengingat namanya sebagai Komet Lovejoy. Sebab, ada empat komet lainnya yang bernama serupa (karena ditemukan oleh sang astronomer).
Bahkan Komet Lovejoy ketiga (C/2011 W3) yang ditemukan pada November 2011, adalah salah satu komet paling terang dalam daftar temuan manusia --sekelompok dengan Komet Halley, Hyakutake, Hale-Bopp dan lain-lain).
Akan halnya Komet Lovejoy C/2014 Q2 ini sendiri, diyakini berasal dari Oort Cloud, kawasan berisikan benda-benda angkasa dan hamparan material es di bagian terluar tata surya. Komik ini diketahui terakhir memasuki area dalam tata surya pada 11.500 tahun yang lalu, dan baru akan muncul lagi setidaknya dalam 8.000 tahun mendatang.
Cahaya hijau dari lapisan luar komet ini diyakini berasal dari molekul karbon yang menjadi berpendar akibat radiasi ultraviolet dari matahari. Jika rata-rata komet diketahui menampikan dua bagian ekor, yakni ekor debu dan ekor ion, maka Lovejoy ini diketahui tidak menghasilkan cukup banyak debu sehingga tak tampak memiliki bagian ekor debu.
Sementara itu, ekor gas ion-nya yang panjang tampak seolah bercahaya kebiru-biruan lantaran ion-ion karbon monoksida yang bercahaya (mengalami fluorescing). Lalu, sedikit unsur debu yang mengalir melalui lapisan luar dan ekornya, mampu memantulkan cahaya matahari, yang lantas menghasilkan pendar cahaya putih pucat kekuningan. [ABC]
Berita Terkait
-
Pengejaran Si Tanpa Mahkota di Novel Komet Karya Tere Liye
-
Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien
-
Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS
-
5 Fakta Komet ATLAS: Awalnya Dicurigai Pesawat Alien, NASA Ungkap Bukan Ancaman
-
Fakta 3I/ATLAS: Benarkah Kapal Induk Alien? Begini Kata Pakar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Drawing Tablet Terbaik yang Bikin Desain Makin Jago, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Maret 2026, Ada Bug Hadiah Gratis Tanpa Starpass
-
Berapa Harga Samsung Galaxy A17 Sekarang? Cek Update Terbaru Maret 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Mulai Rp1 Jutaan Maret 2026, Anti Ngelag dan Baterai Awet
-
5 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar, Cocok untuk Multitasking dan Fotografi
-
Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?
-
Tecno Spark 50 5G Muncul di Teaser: Desain Baru Lebih Stylish, Siap Rilis dengan Baterai Jumbo?
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh