Suara.com - Facebook dan Instagram sempat tidak berfungsi selama lebih dari satu jam karena gangguan teknis. Lizard Squad – kelompok yang meretas laman Malaysia Airlines – mengaku bertanggung jawab atas tumbangnya dua jaringan media sosial tersebut.
Versi mobile dari dua media sosial itu juga sempat tidak berfungsi.
“Sorry, something went wrong. We're working on it and we'll get it fixed as soon as we can,” demikian kalimat yang tertulis ketika masuk ke laman Facebook.
Lizard yang merupakan kelompok peretas sudah mengaku bertanggung jawab atas tidak berfungsinya dua media sosial itu. Pengakuan itu disampaikan kelompok tersebut lewat akun Twitter-nya @LizardMafia.
Sebelumnya, pada Senin (26/1/2015), kelompok yang sama juga meretas website resmi milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Dalam aksi itu mereka mengklaim berhasil mencuri data penumpang pesawat.
Bukan hanya Facebook dan Instagram, aplikasi Tinder dan Hipchat juga sempat down selama beberapa waktu. Ketika Facebook dan Instagram down, tanpa pagar #facebookdown sempat menjadi trending topic di Twitter. Adapun Facebook belum memberikan komentar resmi.(RT/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan