Suara.com - Twitter, pada Selasa (27/1/2015), meluncurkan dua fitur terbaru yakni group direct message dan video sharing.
Fitur pertama, group direct message, akan bisa Anda gunakan untuk bercakap-cakap secara langsung dengan maksimal 20 pengguna Twitter lainnya. Uniknya, tak seperti direct message (DM) yang hanya bisa membuka ruang komunikasi langsung untuk dua orang yang saling follow, group DM bisa diikuti oleh mereka yang bahkan tak saling follow.
Sebelumnya CEO Twitter, Dick Costolo, mengatakan bahwa fitur chatting grup sangat penting bagi media sosial tersebut. Ia tampaknya tergiur dengan keberhasilan aplikasi pesan berbasis internet seperti WhatsApp atau Line.
Costolo, pada April 2014 lalu, mengatakan bahwa dengan menciptakan fitur group chatting di Twitter maka pengguna akan lebih memudah menciptakan ruang untuk berdiskusi tentang apa yang menjadi topik paling hangat di Twitter.
Sementara fitur kedua, video sharing, bisa digunakan oleh pengguna Twitter untuk merekam, menyunting, dan membagikan video di Twitter. Berbeda dengan Vine, aplikasi video milik Twitter, yang hanya mampu menampung video berdurasi enam detik, fitur baru ini bisa digunakan untuk mengunggah video selama 30 detik.
Cara menggunakan fitur video ini juga mudah, karena Twitter sudah melengkapi aplikasinya dengan tombol untuk merekam video, sama seperti ketika Anda akan memotret dan mengunggah foto. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan