Tekno / Sains
Senin, 02 Februari 2015 | 14:25 WIB
Ilustrasi kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian yang dilakukan oleh University of Brasilia (UNB) dan Brasilian Agricultural Research Corporation, Embrapa, baru-baru ini menemukan protein dalam kopi yang memiliki efek mirip morfin.

Peneliti dari Embrapa mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi fragmen yang sebelumnya tidak diketahui bahwa itu adalah protein -- peptida. Kopi ini, kata peneliti, memiliki efek sama dengan morfin yang bersifat analgesik dan pereda rasa nyeri.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti melakukan percobaan pada tikus laboratorium yang menunjukkan bahwa peptida opioid, tampaknya memiliki efek tahan lama pada tikus tersebut.

Penemuan ini, kata para peneliti, memiliki "potensi bioteknologi" untuk industri makanan, kesehatan dan bisa membantu mengurangi stres pada hewan saat menuju rumah jagal.

Sebelumnya, pada tahun 2004, Embrapa juga berhasil membuat urutan genom fungsional kopi, sebuah langkah besar untuk upaya menghasilkan biji kopi terbaik. (Latino Foxnews)

Load More