Suara.com - Selama tahun 2014, penjualan telepon seluler pintar global telah mencapai angka 1,2 miliar unit, demikian ungkap GfK, sebuah perusahaan riset pasar yang berbasis di Jerman. Jumlah itu menunjukkan naiknya pasar ponsel pintar sebesar 23 persen jika dibandingkan dengan tahun 2013.
Pertumbuhan pasar ponsel pintar paling signifikan terlihat di Amerika Latin. Di kawasan tengah dan selatan Amerika itu, sekitar 36 juta ponsel pintar terjual di kuartal terakhir 2014, naik 43 persen dari periode yang sama 2013, ketika hanya 25,1 juta ponsel pintar yang laku di sana.
Pertumbuhan ponsel pintar juga terlihat di kawasan Asia Pasifik. Di kawasan ini jumlah penjualan ponsel pintar di kuartal terakhir tahun lalu naik 37 persen, dari hanya 27,9 juta unit di akhir 2013 menjadi 37,8 juta unit di tiga bulan terakhir 2014.
Totalnya di kuartal terakhir 2014 sebanyak 392,8 juta unit ponsel pintar yang laris terjual di seluruh dunia, naik 9 persen dari periode yang sama 2013.
Untuk jangka waktu satu tahun, kontributor terbesar juga masih datang dari Amerika Latin dengan angka 109,5 juta unit atau naik 59 persen dibandingkan tahun 2013 dengan angka penjualan sebanyak 68,7 persen.
Penjualan smartphone di negara berkembang Asia Pasifik mengalami peningkatan sebesar 55 persen dari 96,9 juta unit tahun 2013 menjadi 149,9 juta unit tahun 2014.
Meski demikian GfK mengatakan bahwa pada 2015 pasar ponsel pintar pertumbuhan pasar ponsel pintar tidak akan secepat tahun lalu. Mereka memperkirakan bahwa di 2015 jumlah ponsel pintar yang akan terjual di dunia hanya 1,368 miliar atau hanya tumbuh 14 persen saja.
Penyebabnya adalah karena pasar ponsel pintar di negara-negara maju sudah jenuh dan pertumbuhan pasar hanya akan terjadi di negara-negara berkembang (Phone Arena/Tech Crunch)
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air